PT Timah gencarkan vaksinasi COVID-19 warga Desa Kulur

id Bangka Tengah

PT Timah gencarkan vaksinasi COVID-19 warga Desa Kulur

PT Timah Tbk menggencarkan kegiatan vaksinasi COVID-19 Gotong Royong kepada warga Desa Kulur Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, guna mempercepat capaian vaksinasi warga di lingkungan operasional perusahaan itu. (Aprionis)

Bangka Tengah (ANTARA) - PT Timah Tbk menggencarkan kegiatan vaksinasi COVID-19 Gotong Royong kepada warga Desa Kulur Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, guna mempercepat capaian vaksinasi warga di lingkungan operasional perusahaan itu.

"Kami sangat berterima kasih kepada PT Timah dalam meningkatkan capaian vaksinasi yang masih rendah," kata Kepala Desa Kulur Ahmad Yani saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Kulur, Sabtu.

Ia mengatakan saat ini capaian vaksinasi di Desa Kulur belum sampai 70 persen. sebelumnya vaksinasi dilaksanakan oleh puskesmas dengan target sebanyak 200 warga tetapi yang hadir mencapai 400 warga sehingga banyak yang belum mendapatkan vaksinasi.

"Kemarin tidak semua warga bisa divaksinasi karena vaksinnya sudah habis. Dengan adanya vaksinasi dari perusahaan ini bisa membantu warga kami untuk vaksin," ujarnya.

Ia berharap kerja sama antara Pemdes Kulur dengan PT Timah Tbk ini semakin membaik dan perusahaan berplat merah ini terus mendukung program pemdes dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warganya.

"Kami selalu mendukung kegiatan-kegiatan oleh PT Timah di desa serta menjaga selalu keharmonisasi hubungan antara perusahaan dengan desa ini," katanya.

Fitria salah seorang Warga Kulur merasa senang dengan diadakannya vaksinasi tersebut tanpa harus menempuh jarak jauh ke puskesmas untuk mengikuti kegiatan vaksinasi.

Saya senang ada vaksinasi di desa kami, ini memudahkan kami untuk mendapatkan vaksin COVID-19 tanpa harus jauh-jauh ke puskesmas yang jaraknya cukup jauh dari kediamannya," ujarnya.

Taufiq Hidayat warga lainnya mengaku baru melaksanakan vaksinasi sekarang karena dosis di tempat sebelumnya sudah habis.

Alasannya memilih vaksin sekarang karena pergi ke tempat vaksin sebelumnya dosis vaksinya sudah habis, rumah sakit juga ada tapi karna badan kurang fit jadi sekarang terlaksananya, ujarnya. 

Uploader : Angga Pramana

Pewarta :
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA 2021