Lee Zii Jia rebut gelar All England 2021

id Hasil All England 2021,Lee Zii Jia,Viktor Axelsen

Lee Zii Jia rebut gelar All England 2021

Lee Zii Jia, yang akan menjadi andalan Malaysia di Piala Thomas, saat tampil di Kejuaraan Bulutangkis All England, 14 Maret 2020 lalu. ANTARA/Action Images melalui Reuters/Andrew Boyers. (.)

Jakarta (ANTARA) - Tunggal putra Malaysia Lee Zii Jia mengklaim gelar juara All England 2021 setelah mengalahkan juara bertahan asal Denmark Viktor Axelsen dalam laga final yang digelar di Utilita Arena Birmingham, Minggu.

Lee Zii Jia yang datang sebagai unggulan keenam sekaligus satu-satunya wakil Malaysia di final All England 2021 itu sukses menundukkan unggulan kedua Axelsen dengan skor 30-29, 20-22, 21-9, demikian laman resmi BWF.

Duel sengit antara Lee Zii Jia dan Axelsen sudah tersaji sejak awal gim pertama. Kedua pemain sempat saling bergantian memimpin perolehan angka kendati hanya terpaut satu hingga dua poin sebelum Lee Zii Jia memimpin 11-10 saat interval.
 

Setelah jeda, laga di antara dua tunggal putra yang masuk jajaran pemain top 10 dunia itu semakin alot dengan kedua pemain beberapa kali saling berbagi angka hingga Lee Zii Jia unggul 19-16, yang menjadi margin paling jauh di gim pertama.

Axelsen langsung merespons dengan tiga poin untuk menyamakan kedudukan menjadi 19-19. Tunggal putra peringkat kedua dunia itu pun memaksakan deuce saat papan skor menunjukkan skor 20-20.

Selepas itu, kedua pemain kembali terlibat duel sengit karena harus melalui sembilan kali deuce sebelum akhirnya Lee Zii Jia menang dengan skor 30-29.
 

Momentum pertandingan menjadi milik Axelsen di awal gim kedua. Meski sempat tertinggal, ia unggul 11-9 pada interval.

Setelah interval kedudukan sempat imbang 11-11 sebelum Axelsen kembali menjauh dengan torehan tiga angka beruntun. Namun Lee Zii Jia langsung membalasnya dengan mencatatkan tujuh angka tanpa balas untuk berbalik memimpin 18-14.

Akan tetapi, Axelsen berhasil keluar dari tekanan untuk menyudahi gim kedua dengan skor 22-20 sehingga memaksa rubber game dimainkan.

Memasuki gim penentu, Axelsen sudah tampak kelelahan. Dia juga kerap melakukan kesalahan sendiri yang kemudian dimanfaatkan oleh Lee Zii Jia untuk memimpin hingga interval pertama ditutup dengan skor 11-5.

Axelsen mencetak hanya empat poin tambahan hingga gim ketiga usai. Pengembalian bola dari Axelsen yang melebar menandai akhir gim ketiga dengan skor 21-9 dan memastikan gelar juara bagi Lee Zii Jia.