Sepi pembeli, omzet pedagang bendera turun

id Lampung,Metro,HUTke74RI,Penjualbendera,Sepi,Pembeli,Omsetturun,Bandung,HUT Kemerdekaan,Lampung.Antaranews.com

Salah satu pedagang bendera di Jalan AH Nasution, Kota Metro. (Antaralampung.com/Hendra Kurniawan)

Metro (ANTARA) - Pedagang bendera Merah Putih dan umbul-umbul di Kota Metro mengeluhkan omzet penjualan yang menurun pada tahun ini. 

"Yang beli tidak banyak, cuma satu dua saja yang beli. Tidak pesan banyak begitu," kata Rohman (50) salah satu penjual bendera di Jalan AH Nasution, Kota Metro, Kamis. 

Menurutnya, di tahun-tahun sebelumnya dirinya bisa meraup omzet kurang lebih Rp5 juta dalam satu bulan, namun tahun ini jumlahnya turun. 

"Iya tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini sepi pembeli. Mungkin karena banyaknya penjual bendera atau masyarakat menggunakan bendera lama," katanya.

Ia menjelaskan, jenis bendera yang ia jual beraneka macam, mulai dari jenis umbul-umbul, bendera, bendera latar dijual berkisar dari Rp10 ribu hingga Rp100 ribu rupiah.

"Model baru yang kami jual musim ini adalah umbul-umbul motif batik bergambar Soekarno-Hatta Presiden Pertama RI dengan warna merah putih," jelasnya. 

Ia menambahkan, dirinya bukan berasal  Metro, tetapi dari Kota Bandung, Jawa Barat dan berjualan bendera di Kota Metro. 

"Kami datang dari Bandung rombongan untuk jualan bendera, ada yang di Bandarlampung, Metro, Bandarjaya dan lainnya, karena memang bendera yang kami jual berasal dari Bandung," tambahnya.

Baca juga: Warga mempercantik desa menyambut HUT Kemerdekaan
Baca juga: Semangat generasi muda menyambut HUT Kemerdekaan
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar