Guendouzi menjadi rekrutan kelima Arsenal di bawah Emery

id arsenal rekrut guendozi, liga inggris,pelatih arsenal emery

Matteo Guendouzi (© ARS)

Arsenal selalu menjadi tim yang paling dekat dengan hati saya dan klub ingin saya perkuat sejak masih anak-anak, kata Guendozi
London (Antara/Reuters) - Arsenal meneruskan kesibukannya di bursa transfer dengan merekrut gelandang Matteo Guendozi dari klub divisi dua Prancis Lorient dengan biaya transfer yang tidak diumumkan, demikian diumumkan klub Liga Inggris itu pada Rabu (11/7).

Pemain internasional muda Prancis Guendouzi merupakan rekrutan kelima manajer baru Arsenal Unai Emery, dan menyusul kedatangan dua pemain belakang Stephan Lichtsteiner dan Sokratis Papastathopoulos, kiper Bernd Leno serta gelandang Lucas Torreira.

"Arsenal selalu menjadi tim yang paling dekat dengan hati saya dan klub ingin saya perkuat sejak masih anak-anak," kata Guendozi kepada laman resmi klub.

"Hal ini memberikan kebanggaan luar biasa kepada saya, ini luar biasa. Saya harap saya dapat melakukan hal-hal hebat di sini. Tidak ada yang lebih baik lagi dibandingkan datang ke klub seperti ini, dengan begitu banyak sejarah, seperti Arsenal." Pemain 19 tahun itu memulai kariernya di akademi Paris St Germain (PSG) sebelum bergabung ke akademi Lorient pada 2014. Ia melakukan debutnya untuk klub divisi kedua Prancis itu dua tahun silam dan telah mencatatkan 30 penampilan untuk mereka.

"Ia merupakan pemain muda berbakat dan banyak klub tertarik kepada dirinya," kata Emery, yang pada Mei menjadi manajer pertama Arsenal pada 22 tahun menyusul kepergian Arsene Wenger pada akhir musim lalu.

"Ia memiliki potensi besar dan mendapatkan pengalaman tim pertama yang bagus pada musim lalu bersama Lorient. Ia ingin belajar dan berkembang, dan akan menjadi bagian penting pada skuat tim pertama kami." Arsenal, yang finis di peringkat keenam musim lalu, akan menjamu juara bertahan Manchester City pada pertandingan pembukaan di musim baru liga pada 12 Agustus.
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar