Pj Bupati Pesisir Barat pimpin apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana

id lampung, pesisir barat

Pj Bupati Pesisir Barat pimpin apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana

Penjabat Bupati Pesisir Barat Achmad Chrisna Putra pimpin apel gelar pasukan dalam rangka kesiapsiagaan penanggulangan bencana di wilayah hukum Polres Lampung Barat yang dilaksanakan di lapangan upacara Polres Lampung Barat. (Antaralampung/Doc Pemkab Pesisir Barat)

Bandarlampung (ANTARA) - Penjabat Bupati Pesisir Barat Achmad Chrisna Putra memimpin apel gelar pasukan dalam rangka kesiapsiagaan penanggulangan bencana di wilayah hukum Polres Lampung Barat yang dilaksanakan di lapangan upacara Polres Lampung Barat.



“Apel ini dilaksanakan dalam rangka pengecekan kesiapan personel dan kelengkapan sarana prasarana Polri beserta unsur terkait, sebelum melaksanakan tugas di lapangan guna mengantisipasi terjadinya bencana alam di wilayah Kabupaten Lampung Barat - Pesisir Barat,”kata Penjabat Bupati Pesisir Barat Achmad Chrisna Putra, di Polres Lampung Barat, beberapa hari lalu.



Menurut, bersama bahwa wilayah ini adalah salah satu daerah yang rawan terjadinya bencana alam. Dengan dilaksanakannya apel kesiapan ini dapat mampu meningkatkan sinergi kita semua dalam mengidentifikasi, menganalisis dan mengambil tindakan pencegahan terhadap bencana yang kemungkinan terjadi, sehingga dapat mengurangi tingkat risiko suatu bencana yang kemungkinan terjadi.



Selain itu, Chrisna mengajak, kepada semua agar bersama-sama saling berbagi pengetahuan dan pengalaman untuk saling meningkatkan kapasitas kita dalam meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya dalam menjawab tantangan ancaman bencana alam yang diprediksi akan terjadi.



“Ancaman yang semakin meninggi mengenai bencana ini harus kita hadapi dengan pengelolaan penanganan bencana secara lebih baik, pengelolaan yang baik artinya kita harus memahami ancaman, memahami kekuatan kapasitas kita, kemampuan untuk memahami risiko dan mampu menetapkan prioritas penanganan untuk mengurangi risiko,”katanya



Ia menjelaskan, faktor kunci lainnya adalah peningkatan kesiapsiagaan, artinya kemampuan untuk mengantisipasi ancaman, mampu melawan pada saat kejadian bencana dan mampu bangkit atau cepat pulih dari dampak bencana.



 

Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar