Israel siap hadapi pembalasan Iran

id Israel,persiapan hadapi pembalas,pembunuhan jenderal Iran,Qassem Soleimani,Amerika Serikat,Iran

Israel siap hadapi pembalasan Iran

Bendera Israel berkibar di sebuah bukit dekat pemukiman Yahudi Elazar di Tepi Barat, dekat Bethlehem, Minggu (17/3). Presiden AS Barack Obama dijadwalkan melakukan kunjungan pertamanya ke Israel dan Wilayah Palestina minggu ini, mencoba memperbaiki hubungan setelah hubungan bergejolak kedua negara di masa kepemimpinan pertamanya. Perluasan pemukiman Israel terletak antara kebencian Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dengan Obama, yang mengatakan Amerika Serikat tidak menerima legitimasi pemukiman berlanjut. (REUTERS/Ronen Zvulun)

Yerusalem (ANTARA) - Menteri pertahanan Israel pada Jumat memanggil para komandan militer dan keamanan Israel ke Tel Aviv setelah komandan senior Pasukan Quds Iran Mayor Jenderal Qassem Soleimani terbunuh dalam serangan udara Amerika Serikat.

Sementara para pejabat Iran telah menyatakan akan melakukan pembalasan, Israel --sekutu terdekat AS di Timur Tengah-- tidak memberikan pernyataan terbuka atas kematian Soleimani dan komandan milisi Irak Abu Mahdi al-Muhandis di Baghdad, Irak.

Namun, Radio Tentara Israel menyebutkan bahwa militer Israel telah meningkatkan kewaspadaan di tengah kekhawatiran bahwa Iran akan menyerang melalui sekutu-sekutunya di kawasan, seperti gerakan Hizbullah dukungan Teheran ke utara atau melalui kelompok gerilyawan Palestina serta Hamas dan Jihad Islam di Gaza.

"Mereka akan menunggu saat yang tepat untuk melakukan pembalasan, mungkin dengan melancarkan tembakan ke wilayah Israel dengan bantuan milisi Syiah di Suriah dan bahkan dari Gaza," tulis Ron Ben-Yishai, komentator untuk media Israel, Ynet, di laman daring media tersebut.
Baca juga: Pimpinan militer : Iran tak takut berperang

Di Gaza, Hamas --yang selama ini mendapatkan bantuan keuangan dan militer dari Teheran-- mengutuk pembunuhan Soleimani itu dan menyampaikan "rasa duka cita yang mendalam" kepada Iran.

Sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sedang berkunjung ke Yunani, Menteri Pertahanan Naftali Bennet memanggil para komandan senior untuk berkumpul pada Jumat pagi guna 'menilai situasi," kata beberapa pejabat kementerian.

Israel telah sekian lama menganggap Soleimani sebagai ancaman besar. Pada Agustus tahun lalu, militer Israel mengatakan pihaknya telah menggagalkan serangan Pasukan Quds, yang diatur oleh Soleimani , dengan mengerahkan sejumlah pesawat nirawak (drone) dari Suriah.

Baca juga: Iran tunjuk Brigjen Esmail Ghaani sebagai pengganti Soleimani di Pasukan Quds

Sumber: Reuters
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar