Donasi untuk Korban Bencana NTT dari wisata sawah Grebeq Ayem

id Wisata sawah grebeq ayem, Lampung Timur, wisata sawah

Donasi untuk Korban Bencana NTT dari wisata sawah Grebeq Ayem

Hiburan musik dan penggalangan dana di objek wisata Grebeq Ayem Desa Mataram Baru Lampung Timur, Kamis (15/4)31) dan penggalangan dana untuk korban bencana alam di NTT. Foto Agus Putra Eka Jasutra/Pokdarwis Grebeq Ayem.

Mataram Baru, Lampung Timur (ANTARA) - Pengelola Objek Wisata Sawah Gerebeq Ayem di Dusun V Desa Mataram Baru Kecamatan Mataram Baru Kabupaten Lampung Timur yang telah diresmikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lampung Timur pada 12 April 2021 mengajak pengunjung untuk berdonasi bagi korban bencana NTT.

Di bulan Ramadhan 1442 H / tahun 2021 ini, objek wisata sawah Grebeq Ayem yang menyuguhkan pemandangan hamparan sawah menjadi tempat favorit "ngabuburit"  bagi warga desa sekitar dan warga dari desa-desa sebelah.

Sehingga momentum Ramadhan itu dimanfaatkan oleh pengelola wisata / Kelompok Sadar Pariwisata Grebeq Ayem dengan menyediakan hiburan musik guna menghibur setiap orang yang sedang ngabuburit.

Hiburan musik yang digelar seadanya di pinggiran sawah itu, oleh Pokdarwis Gerebeq Ayem, dipakai pula sebagai sarana menggalang dana bagi   korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Warga yang ngabuburit bisa pesan lagu, menyanyi atau mendengar saja.

Dan panitia mengajak donasi.

"Kegiatan ini kami beri nama NgaMent atau ngaji mental bentuknya ya ngamen sambil penggalangan dana donasi untuk korban bencana di NTT dan ini dilakukan karena kami merasa prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara kami di NTT," ujar inisiator wisata sawah Grebeq Ayem Agus Putra Eka Jasutra di Lampung Timur, Jumat (16/4/21).

Agus Putra Eka Jasutra berharap, apa yang dilakukan bisa memupuk rasa persatuan di antara anak bangsa Indonesia.

"Hari ini adalah hari ketiga kami mengumpulkan donasi. Hari kemarin, kita sudah kirim Rp200 ribu ke relawan kemanusiaan kita yang di NTT," ungkap Agus Jasutra.
Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar