Warga Al-Mayadin sambut meriah tentara Suriah, kutuk serangan militer Turki

id Tentara Suriah,Warga Al-Mayadin,Kurdi

Warga Al-Mayadin sambut meriah tentara Suriah, kutuk serangan militer Turki

Warga Kota Al-Mayadin, Provinsi Deir Ezzor, dan kota kecil sekitarnya Selasa (15/10) mengadakan pertemuan di luar Gedung Kota Praja untuk menyambut Tentara Arab Suriah dan mengutuk serangan Turki terhadap wilayah Al-Jazeera (SANA Agency)

Deir Ezzor (ANTARA) - Warga Kota Al-Mayadin, Provinsi Deir Ezzor, dan kota kecil sekitarnya Selasa (15/10) mengadakan pertemuan di luar Gedung Kota Praja untuk menyambut Tentara Arab Suriah dan mengutuk serangan Turki terhadap wilayah Al-Jazeera.

Peserta pertemuan tersebut menyeru pasukan pendudukan AS agar meninggalkan wilayah Suriah, demikian laporan wartawan Kantor Berita Suriah, SANA --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu. Mereka juga menegaskan bahwa pemerintah Turki berusaha mewujudkan kerakusannya di tanah Suriah.

Mereka juga menyeru semua tentara pendudukan asing, baik tentara Turki maupun AS, agar keluar dari Suriah, dan memuji kepahlawanan prajurit Tentara Suriah sebagai satu-satunya orang yang bisa melindungi Tanah Air.

Dari Aleppo diberitakan satuan Tentara Arab Suriah menyelesaikan penggelaran prajuritnya di Kota Manbij dan sekitarnya di pinggir Provinsi Aleppo di bagian timur negara itu, tempat mereka disambut oleh warga lokal.

Baca juga: AS tarik pasukannya, Prancis ambil langkah jaga keselamatan militernya di Suriah

Koresponden SANA mengatakan warga lokal berkumpul di pusat kota, dengan membawa bendera Suriah dan menyambut tentara yang datang untuk mempertahankan kota tersebut dan rakyatnya dari serangan Turki.

Tapi gerilyawan QSD (SDF) melepaskan tembakan ke arah warga lokal untuk membubarkan mereka.

Belakangan, beberapa unit tentara memasuki Desa Al-Aghibish, Lylan dan Tawilah di pinggir barat-laut Kota Kecil Tal Tamer di pinggir utara Hasaka.
Baca juga: Turki tak akan pernah berunding dengan Kurdi
Sumber: SANA Agency
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar