Sulit dilintasi kendaraan, jalan penghubung Mesuji Timur- Rawa Jitu Utara rusak parah

id Mesuji, jalan rusak di Mesuji

Sulit dilintasi kendaraan, jalan penghubung Mesuji Timur- Rawa Jitu Utara rusak parah

Sulit dilintasi kendaraan, jalan penghubung Mesuji Timur- Rawa Jitu Utara rusak parah (Antaralampung.com/HO/Ardiansyah)

Mesuji, Lampung (ANTARA) - Kondisi jalan yang menghubungkan wilayah Kecamatan Mesuji Timur dan Rawa Jitu Utara semakin rusak parah karena tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah setempat. Kondisi itu sangat menyulitkan bagi kendaraan untuk melintasi jalan penghubung tersebut.

Sejumlah warga saat diminta tanggapannya, Kamis, mengatakan bahwa kondisi jalan rusak itu kerap menyebabkan kecelakaan, termasuk kendaraan tergelincir karena kondisi jalan yang becek dan licin.

"Kerusakan terjadi di hampir sepanjang ruas Mesuji Timur- Rawa Jitu Utara, dan kondisinya makin rusak di musim hujan sehingga badan jalan sudah menyerupai kubangan air," kata Amir, salah seorang warga Mesuji Timur.
 
Menurut dia, Pemkab Mesuji semestinya segera memperbaiki jalan penghubung tersebut karena jalan itu berperan penting menunjang perekonomian kedua wilayah tersebut.

"Jalan itu juga menjadi akses satu-satunya untuk mengangkut hasil bumi warga," katanya.

"Karena kondisi jalan rusak, kami sangat sulit membawa keluar hasil panen. Kendaraan roda empat sangat sulit melewati jalan rusak ini,"katanya.

Sehubungan itu, ia mengharapkan Pemkab Mesuji segera memperbaikinya karena jalan penghubung Mesuji Timur dan Rawa Jitu Utara itu agar perekonomian warga bisa pulih di tengah pandemi COVID-19.

Sementara itu salah seorang pengendara, Zainal, mengatakan kondisi jalan Mesuji Timur-Rawa Jitu Utara sangat sulit dilewati kendaraan  karena kondisinya rusak parah.
 
"Kondisi jalan becek dan licin, apalagi kalau musim hujan. Mobil saja hanya bisa sampai daerah SP8. Kasihan anak-anak sekolah yang harus berjibaku dengan medan yang sulit saat bersekolah," katanya.
 
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar