Wali Kota Metro berbagi kisah saat ikut retret di Magelang

id Retretmagelang,Bambangimansantoso

Wali Kota Metro berbagi kisah saat ikut retret di Magelang

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso saat akan mengikuti retreat di Lembah Tidar, Akmil, Magelang. (ANTARA/Istimewa)

Jujur, kami bangga dan kami bahagia karena bisa menjadi bagian dari orang-orang yang terpilih serta diberikan kesempatan untuk berada di tempat ini

Metro (ANTARA) - Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menceritakan pengalaman saat mengikuti retret di Lembah Tidar, Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah.

Bambang mengisahkan bagaimana penggemblengan ala militer telah membentuknya menjadi pemimpin yang lebih tangguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab.

“Alhamdulillah, kondisi saya hari ini dalam keadaan sehat. Saat ini saya baru selesai mengikuti pembekalan dari pemateri Pak Menteri Dalam Negeri dan Pak Gubernur Lemhannas. Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan lancar," kata dia saat dikonfirmasi, Minggu.

Dia menuturkan bahwa retret ini bukan sekadar pelatihan fisik, tetapi juga penguatan mental dan wawasan kepemimpinan.

"Kegiatan ini bagi saya sangat menyenangkan dan sangat membahagiakan. Kita benar-benar digembleng untuk bisa menjadi pemimpin yang baik dan penuh tanggung jawab. Dari Lembah Tidar inilah akan muncul para pemimpin-pemimpin terbaik bangsa ini,” katanya lagi.

Di akademi militer, Bambang dan kepala daerah lainnya mendapatkan pelatihan yang menekankan disiplin, loyalitas, dan kepemimpinan.

“Di Lembah Tidar ini, bukan hanya sekadar digembleng secara fisik, tetapi juga dibekali dengan berbagai macam disiplin ilmu pengetahuan yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin,” tambahnya.

Bambang mengungkapkan kebanggaannya bisa menjadi bagian dari mereka yang terpilih untuk mengikuti retret di Magelang.

“Jujur, kami bangga dan kami bahagia karena bisa menjadi bagian dari orang-orang yang terpilih serta diberikan kesempatan untuk berada di tempat ini," tuturnya.

Pihaknya turut mengapresiasi ketangguhan para taruna akademi militer yang menjalani pendidikan lebih lama di tempat tersebut.

“Kami yang hanya delapan hari saja bisa betul-betul merasakan apa yang kami dapatkan di tempat penggemblengan ini. Apalagi para taruna yang mengenyam pendidikan hingga tiga tahun lebih di tempat ini. Ya Allah, pasti mereka betul-betul dicetak dan dipersiapkan untuk menjadi pemimpin terbaik di negeri ini,” ujarnya dengan penuh kagum.

Wali Kota Metro tersebut menegaskan bahwa pengalaman yang ia peroleh selama di Magelang akan menjadi bekal penting saat kembali bertugas di daerah.

“Bagi saya, ini adalah pengalaman yang sangat luar biasa dan banyak sekali bekal ilmu yang saya peroleh dari sini. Saya yakin ini adalah bagian terpenting agar nanti setelah pulang ke Metro dan memulai bekerja sebagai kepala daerah, kami semua yang ada di sini bisa mengambil kebijakan-kebijakan terbaik untuk melayani masyarakat Kota Metro dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya," jelasnya.

Retret ini juga menunjukkan bahwa pemimpin sejati tidak hanya lahir dari latar belakang politik atau birokrasi semata, tetapi juga melalui proses pembelajaran, ketekunan, dan penggemblengan diri. Dalam pesannya, Bambang juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun Kota Metro.

“Saya dan Mas Rafieq sudah berkomitmen untuk mengabdi kepada Kota Metro dan memberikan yang terbaik untuk kepentingan masyarakat. Mari bersama kami kita hadirkan perubahan yang sesuai dengan harapan masyarakat di Kota Metro," ujarnya.

Semangat yang ditunjukkan Bambang dalam mengikuti pelatihan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi banyak pemimpin daerah lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas diri demi kepentingan masyarakat yang mereka layani.

"Dengan pengalaman dan wawasan baru yang saya peroleh, masyarakat Kota Metro dapat berharap kepemimpinan yang lebih kuat, adil, dan berpihak pada kepentingan rakyat. Saya dan Mas Rafieq akan membuktikan bahwa menjadi pemimpin bukan hanya tentang posisi, tetapi juga tentang kesiapan mental, fisik, dan komitmen untuk melayani dengan sepenuh hati," katanya.