Hasrat Bagus Kahfi wujudkan mimpi bermain di Benua Eropa

id Bagus Kahfi,Garuda Select,Timnas Indonesia,Barito Putera,Witan sulaiman,Eggy Maulana Vikri

Hasrat Bagus Kahfi wujudkan mimpi bermain di Benua Eropa

Pesepak bola Timnas U-19 Indonesia Bagus Kahfi (tengah) beraksi bersama rekannya setelah mencetak gol ke gawang Timnas U-19 China dalam pertandingan persahabatan sepak bola di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (20/10/2019). Timnas U-19 Indonesia kalah dari China dengan skor 1-3. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/hp.

Jakarta (ANTARA) - Pemain muda Barito Putera dan timnas Indonesia Bagus Kahfi, berhasrat untuk bisa mewujudkan mimpinya bermain di benua Eropa menapaki jejak yang telah digapai Eggy Maulana Vikri dan Witan Sulaiman.

Bagus yang kini berada di Birmingham, Inggris, dan mengikuti program Garuda Select angkatan kedua memang berpeluang besar jika saja ia bisa mempertahankan performanya dan terus menunjukkan perkembangan progresif.

"Saya 100 persen ingin berkarier di Eropa. Semua itu saya percayakan langsung kepada Dennis Wise soal ke klub mana saya akan bermain," ujar Bagus dilansir dari laman resmi Barito Putera di Jakarta, Kamis.

Keinginan Bagus itu tak terlepas dari sosok Brylian Aldama yang juga telah mengikat kontrak dengan agensi di bawah naungan FIFA, Forza Sports Group. Ia sudah melangkahkan satu kakinya untuk bermain di benua biru tersebut.

Catatan Bagus bermain di Garuda Select sendiri tergolong apik. Ia menjadi pencetak gol terbanyak dengan membukukan 14 gol sejak pertama kali bergabung dalam program tersebut di bulan Desember akhir tahun lalu.

Meski begitu, ia harus melewati pintu pertama lebih dulu, yakni mendapat restu dari Barito Putera. Bersama klub berjuluk Laskar Antasari itu, ia terikat kontrak hingga 2021.

"Saya punya kontrak di Barito sampai 2021, tetapi ketika berangkat untuk Garuda Select, ada klausul kalau saya ditawar oleh klub Eropa, Barito akan mengizinkan demi perkembangan karier saya ke depan. Semoga Barito menepati (klausul) itu," kata dia.
 
Pewarta :
Editor : Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar