LAPAH iven triwulan edukasi masyarakat Lampung akan seni

id Seni budaya, event seni lampung

LAPAH iven triwulan edukasi masyarakat Lampung akan seni

Sejumlah penari tengah membawakan sejumlah karya olah tubuh dalam iven seni LAPAH ke-4, di Bandarlampung, Rabu (29/01/2020). (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi).

Tujuan dari diadakannya iven seni ini, selain sebagai wadah edukasi kami juga ingin menunjukkan bahwa seni itu tidak eksklusif tapi merakyat, sehingga masyarakat dapat terus mencintai seni, jelasnya
Bandarlampung (ANTARA) - LAPAH Eksperimental Mini Dance Festival salah satu iven seni triwulan di Lampung, mengedukasi masyarakat akan pentingnya seni.

"Kali ini merupakan gelaran pertunjukan LAPAH keempat, dan digelar di pelataran yang berada di pemukiman penduduk, agar masyarakat umum dapat belajar tentang seni dengan gratis serta dapat menjadi salah satu daya tarik wisata seni pertunjukan tiap triwulan," ujar Syntia Rivada, ketua pelaksana acara, di Bandarlampung, Rabu.

Ia menambahkan, iven seni triwulan kali ini akan memamerkan sejumlah karya seni seperti seni tari, instalasi, lukis, fotografi, musik, dan seni rupa untuk dinikmati oleh masyarakat.

"Tujuan dari diadakannya iven seni ini, selain sebagai wadah edukasi kami juga ingin menunjukkan bahwa seni itu tidak eksklusif tapi merakyat, sehingga masyarakat dapat terus mencintai seni," jelasnya.

LAPAH Eksperimental Mini Dance Festival keempat, menghadirkan sejumlah praktisi seni asal Lampung untuk berdiskusi langsung dengan masyarakat sekitar mengenai pentingnya seni.

"Kami melaksanakan iven ini di ruang publik atas permintaan masyarakat sekitar, seperti yang kita ketahui di Bandarlampung tidak banyak ruang untuk masyarakat belajar dan menikmati seni secara rutin, sehingga kami ingin menciptakan hal tersebut serta menjadikan pertunjukan seni sebagai salah satu daya tarik wisata di Lampung " terang Art Creative Dian Arza Dance Company, Putra Agung.

Ia mengatakan, respon masyarakat akan seni terus berkembang positif sehingga diperlukan edukasi dan pertunjukan secara rutin guna memfasilitasi masyarakat untuk berkesenian.

Hal senada juga disebutkan oleh salah satu seniman Lampung Ayu Permata Sari.

"Seni merupakan wujud bebas berekspresi, dimana seni merupakan salah satu bentuk refleksi kehidupan sehingga perlu wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan bakat dalam berkesenian," jelas Ayu Permata Sari salah seorang seniman Lampung.


Baca juga: Sastrawan Timor Leste dapat jamuan makan khas Lampung