Penggerak ekonomi daerah, Gubernur Sulut bidik 200.000 wisatawan mancanegara

id pariwisata,Wisman,Sulut,wisata sulut

Penggerak ekonomi daerah, Gubernur Sulut bidik 200.000 wisatawan mancanegara

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey menegaskan sektor pariwisata menjadi salah satu motor penggerak perekonomian daerahnya. ANTARA

"Sektor pariwisata menjadi salah satu motor penggerak perekonomian daerah," ujar Gubernur Sulut Olly Dondokamber, di Manado, Sabtu.
Manado (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey membidik kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 200.000 orang sepanjang 2020 ini.

"Sektor pariwisata menjadi salah satu motor penggerak perekonomian daerah," ujar Gubernur Sulut Olly Dondokamber, di Manado, Sabtu.

Berbagai terobosan terus dikerjakan pemerintah daerah untuk mencapai target tersebut di antaranya membuka jalur penerbangan maskapai Lion Air rute Hangzhou (China)-Manado.
Baca juga: Menurut BI, KEK pariwisata mampu tingkatkan pertumbuhan ekonomi Sulut 2020

Penerbangan langsung sewa ke Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, tersebut adalah kedelapan di negara China.

Penerbangan sewa Lion Air dari Bandara Internasional Xiaoshan Hangzhou ini menempuh perjalanan udara kira-kira selama lima jam serta dijadwalkan terbang tiga kali dalam seminggu.

Hangzhou menjadi kota kedelapan di China yang dilalui penerbangan maskapai Lion Air dari Manado setelah Guangzhou, Shanghai, Tianjing, Nanjing, Xi'an, Changsha dan Fuzhou.

"Dibukanya jalur penerbangan baru ini untuk membuka arus masuk wisatawan mancanegara ke Sulut," ujarnya.
Baca juga: Pemprov Sulut melirik pasar potensial wisatawan China

Berdasarkan data BPS Provinsi Sulut, secara kumulatif kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulut sebanyak 118.844 orang selama Januari-November 2019 atau naik 4,96 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Sepanjang periode itu, kunjungan wisman asal China mendominasi sebanyak 105.738 orang, diikuti pelancong Jerman 2.158 orang, kemudian turis Amerika Serikat 1.529 orang.
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar