Bupati Winarti apresiasi pembangunan tol di Lampung

id tol, peresmian jalan tol

Menteri BUMN M. Rini Soemarno saat berada di pintu tol Natar di ruas tol Sumatera Bakauheni-Terbanggi Besar, Jumat (8/3) (Foto : Antaralampung.com/Emir FS)

Bandarlampung (ANTARA) -  Bupati Tulangbawang, Provinsi Lampung  Winarti mengapresiasi Pemerintah Pusat atas pembangunan jalan tol Sumatera yang ada di Provinsi Lampung, karena dengan tol pertumbuhan ekonomi diprediksi semakin pesat kemajuannya. 

“Jalan tol ini dapat menjadi peningkat roda perekonomian masyarakat, khususnya bagi pengusaha baik di bidang industri, pertanian, perkebunan, dan lainnya,” kata Winarti, saat dihubungi melalui Dinas Komunikasi dan Informasi Tulangbawang dari Bandarlampung, Minggu. 

Menurutnya, pembangunan tol ini sangat dirasakan manfaatnya bagi pengendara roda empat yang ingin ke bandara, pusat kota, pelabuhan penyeberangan,  dan lainnya karena bisa lebih cepat tanpa terkena macet dan jalan rusak. 

Selain itu, keberadaan jalan ini juga bisa dimanfaatkan untuk memotong waktu jarak tempuh, yang biasanya untuk ke bandara itu membutuhkan waktu 1-2 jam, ini hanya 15-30 menit dari Terbanggi Besar. Sedangkan ke arah Bakauheni membutuhkan waktu 1-2 jam sudah sampai di lokasi, ini dapat memangkas waktu sampai 3 jam perjalanan. 

“Tol sangat ditunggu-tunggu dan diharapkan seluruh masyarakat Lampung, karena bisa membantu perekonomian, transportasi dan lainnya. Serta bisa mengembangkan Lampung untuk pembangunan strategis pemerintah pusat,”  kata Winarti yang juga mantan Ketua DPRD Tulangbawang itu. 

Dia menjelaskan, masyarakat dalam provinsi dan luar provinsi, sangat menanti jalan tol ini, karena hampir rata-rata jalan nasional lintas Sumatra dalam kondisi rusak ringan, sedang dan parah.

“Pokoknya pengguna jalan tol sudah bisa menggunakan tol, apalagi saat ini masih gratis hingga satu bulan kedepan,” katanya 

Ia mengharapkan, pertumbuhan ekonomi semakin pesat di Provinsi Lampung dan pembangunan strategis dari pemerintah pusat dapat dipusatkan di Lampung, karena masih banyak tersedia lahan yang kosong.***1***
(EM*T013)
 
Pewarta :
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar