BPP Propinsi Lampung kunjungan kerja di GGF
Jumat, 28 Januari 2022 10:16 WIB
Great Giant Foods (GGF), Terbanggibesar, Lampung Tengah kedatangan tim Pelatihan Integrasi Farming dari Balai Pelatihan Pertanian Propinsi Lampung. (ANTARA/HO)
Bandarlampung (ANTARA) - Great Giant Foods (GGF), Terbanggibesar, Lampung Tengah kedatangan tim Pelatihan Integrasi Farming dari Balai Pelatihan Pertanian Propinsi Lampung.
Tamu rombongan diterima Technical Advisor for Plantation and R&D Fauzan di Gedung Training Center GGF, Selasa (18/1/22).
Pada sambutannya, Fauzan mengucapkan selamat datang dan berharap kunjungan ini dapat memberikan kebermanfaatan bagi semua. Dalam kesempatan tersebut, Ia juga menjelaskan bahwa PT Great Giant Pineapple (GGP) adalah holding perusahaan dibawah Great Giant Foods (GGF), yang paling tua adalah PT Umas Jaya Farm (UJA) dengan peroduksinya tepung tapioka berbahan baku singkong.
“Bibit singkong salah satunya juga diuji di BPP Lampung untuk itu kita sudah kenal lama,” ujar Fauzan.
UJF menjadi cikal bakalnya GGP tahun 1985 sudah ekspor perdana kemudian unit bisnis yang lain proyek penggemukan sapi 90-an sekarang sudah jadi industri sendiri PT Great Giant Livestock (GGL) dengan kapasitas sebanyak 25 ribu ekor sapi.
“GGL didirikan pada awalnya bukan untuk komersial tetapi memanfaatkan limbah kulit nanas dari pabrik. Nanas tahun ini produksinya sudah diatas 700 ribu ton pertahun. Terbesar di dunia volume per tahun atau ton per hektar,” terang Fauzan.
GGF terus melakukan pengembangan tanaman hortikultura seperti alpokat, nangka, mangga, sirsak, jambu kristal, kelapa pandan wangi menjadi bagian dari program creating shared value (CSV) merupakan suatu kebijakan dan proses teknis operasional yang meningkatkan nilai-nilai kompetitif perusahaan dan secara bersamaan memajukan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
“Dalam waktu dekan akan produksi bibit kelapa pandan wangi untuk bisa ditanam petani melalui program CSV,” kata Fauzan.
Ahli Tanah Widyaiswara BPP Lampung, Hasan Basri, selaku ketua rombongan sangat mengapresiasi dan berterimakasih bisa berada di GGF.
“Ternyata kami ini berada di posisi hayalan. Prasangka kami hanya ada nanas dan pisang ternyata luar biasa ada singkong, alpokat dan banyak lagi tanaman hortikultura yang dikembangkan oleh GGF,” ungkap Hasan.
Disampaikan, Hasan, BPP Lampung ingin juga bisa menjadi sebagai patner penerapan teknologi yang ada di GGF. Kalau berkenan kami juga kana mengundang praktisi dari GGF untuk menjadi narasumber pada kegiatan pelatihan Integrasi Farming yang akan diselenggarakan oleh balai penelitian pertanian.
Tamu rombongan diterima Technical Advisor for Plantation and R&D Fauzan di Gedung Training Center GGF, Selasa (18/1/22).
Pada sambutannya, Fauzan mengucapkan selamat datang dan berharap kunjungan ini dapat memberikan kebermanfaatan bagi semua. Dalam kesempatan tersebut, Ia juga menjelaskan bahwa PT Great Giant Pineapple (GGP) adalah holding perusahaan dibawah Great Giant Foods (GGF), yang paling tua adalah PT Umas Jaya Farm (UJA) dengan peroduksinya tepung tapioka berbahan baku singkong.
“Bibit singkong salah satunya juga diuji di BPP Lampung untuk itu kita sudah kenal lama,” ujar Fauzan.
UJF menjadi cikal bakalnya GGP tahun 1985 sudah ekspor perdana kemudian unit bisnis yang lain proyek penggemukan sapi 90-an sekarang sudah jadi industri sendiri PT Great Giant Livestock (GGL) dengan kapasitas sebanyak 25 ribu ekor sapi.
“GGL didirikan pada awalnya bukan untuk komersial tetapi memanfaatkan limbah kulit nanas dari pabrik. Nanas tahun ini produksinya sudah diatas 700 ribu ton pertahun. Terbesar di dunia volume per tahun atau ton per hektar,” terang Fauzan.
GGF terus melakukan pengembangan tanaman hortikultura seperti alpokat, nangka, mangga, sirsak, jambu kristal, kelapa pandan wangi menjadi bagian dari program creating shared value (CSV) merupakan suatu kebijakan dan proses teknis operasional yang meningkatkan nilai-nilai kompetitif perusahaan dan secara bersamaan memajukan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
“Dalam waktu dekan akan produksi bibit kelapa pandan wangi untuk bisa ditanam petani melalui program CSV,” kata Fauzan.
Ahli Tanah Widyaiswara BPP Lampung, Hasan Basri, selaku ketua rombongan sangat mengapresiasi dan berterimakasih bisa berada di GGF.
“Ternyata kami ini berada di posisi hayalan. Prasangka kami hanya ada nanas dan pisang ternyata luar biasa ada singkong, alpokat dan banyak lagi tanaman hortikultura yang dikembangkan oleh GGF,” ungkap Hasan.
Disampaikan, Hasan, BPP Lampung ingin juga bisa menjadi sebagai patner penerapan teknologi yang ada di GGF. Kalau berkenan kami juga kana mengundang praktisi dari GGF untuk menjadi narasumber pada kegiatan pelatihan Integrasi Farming yang akan diselenggarakan oleh balai penelitian pertanian.
Pewarta : Damiri
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
GGF hadir di Telkom University Carrer Day 2024 ciptakan peluang karir untuk generasi muda
02 December 2024 14:40 WIB, 2024
Kementerian LHK apresiasi inovasi keberlanjutan Re.juve melalui digital platform pengurangan sampah
08 October 2024 14:39 WIB, 2024
PT GGL raih penghargaan pembina platinum dalam Bina Mitra UMKM Award 2023
01 July 2024 16:10 WIB, 2024
PT Great Giant Pineapple raih penghargaan Living Legend 2024 dari SWA Magazine
11 June 2024 16:09 WIB, 2024
Perluas konsep True Smoothies Bar pertama di Indonesia, ReFresh by Rejuve hadirkan dua gerai terbaru
06 March 2024 13:23 WIB, 2024
Re.juve menjadi perusahaan True Cold-Pressedpertama di Indonesia yang miliki sertifikasi ISO 22000:2018
10 November 2023 13:49 WIB, 2023
Terpopuler - Lampung Tengah
Lihat Juga
KPK panggil istri Bupati Lampung Tengah nonaktif Ardito Wijaya untuk diperiksa
15 January 2026 11:32 WIB
Damkarmat Lampung Selatan evakuasi buaya peliharaan warga di Natar, Lamsel
28 December 2025 17:30 WIB
Pria Bandarlampung sekap anak di bawah umur asal Lampung Tengah selama empat hari
21 October 2025 16:42 WIB
Wakil Bupati Lampung Tengah hadiri kirab budaya HUT ke -68 Dusun Sriwaluyo II
23 September 2025 9:30 WIB
FIFGROUP gelar hajatan untuk dekatkan layanan ke masyarakat di Bandar Jaya
13 September 2025 17:41 WIB
LBH Bandarlampung komitmen dampingi masyarakat tiga kampung terlibat konflik agraria
18 August 2025 9:59 WIB
DPRD Lampung minta percepatan unit pemukiman transmigrasi jadi desa definitif
22 July 2025 12:06 WIB