Way Kambas Miliki 16 Ekor Anak Gajah Jinak
Kamis, 14 Maret 2019 6:00 WIB
Anak gajah Erin di Way Kambas, Lampung. (FOTO: ANTARA Lampung/Muklasin)
Lampung Timur (ANTARA) - Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung memiliki 16 ekor anak gajah sumatera jinak.
Kepala Balai TNWK Lampung Subakir, di Lampung Timur, Kamis, menyebutkan sebanyak 16 ekor anak gajah itu terdiri dari anak gajah hasil evakuasi di hutan karena ditinggal induk serta kelompoknya dan anak dari gajah jinak Way Kambas.
Nama-nama bayi gajah jinak itu, di antaranya Yulia, betina (berusia 4 tahun), Amel, betina (4), Fatra, jantan (4), Pangeran, jantan (3), Verdy, jantan (3), Ratu Fitria, betina (1), Desti, betina (1), Nunik, betina (1), Qori, betina (1), Linda, betina (1), Sonja, betina (kurang dari setahun).
Ditambah dua anak gajah jantan yang lahir di Camp Eru Way Kambas pada 14 Januari 2019, dan 26 Februari 2019.
Lalu, anak gajah dari evakuasi, Yeti, betina (4), Erin, betina (3), Elene, betina (3).
Humas Balai TNWK Sukatmoko menambahkan secara total jumlah gajah jinak di Way Kambas mencapai 68 ekor. "68 ekor itu sudah termasuk 16 ekor anak gajah itu," katanya lagi.
Sedangkan jumlah gajah liar berdasarkan survei Balai TNWK pada tahun 2010 diperkirakan mencapai sebanyak 247 ekor.
Menurut Sukatmoko, akan dilakukan survei ulang pada tahun ini untuk mengetahui peningkatan atau penurunan populasi gajah liar sumatera (Elephas maximus sumatranus) di hutan Way Kambas.
Selain di Taman Nasional Way Kambas, gajah liar di Lampung juga terdapat di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) yang berada pada empat wilayah, yaitu Kabupaten Lampung Barat, Pesisir Barat, Tanggamus (Provinsi Lampung), dan wilayah Provinsi Bengkulu.
Kepala Balai TNWK Lampung Subakir, di Lampung Timur, Kamis, menyebutkan sebanyak 16 ekor anak gajah itu terdiri dari anak gajah hasil evakuasi di hutan karena ditinggal induk serta kelompoknya dan anak dari gajah jinak Way Kambas.
Nama-nama bayi gajah jinak itu, di antaranya Yulia, betina (berusia 4 tahun), Amel, betina (4), Fatra, jantan (4), Pangeran, jantan (3), Verdy, jantan (3), Ratu Fitria, betina (1), Desti, betina (1), Nunik, betina (1), Qori, betina (1), Linda, betina (1), Sonja, betina (kurang dari setahun).
Ditambah dua anak gajah jantan yang lahir di Camp Eru Way Kambas pada 14 Januari 2019, dan 26 Februari 2019.
Lalu, anak gajah dari evakuasi, Yeti, betina (4), Erin, betina (3), Elene, betina (3).
Humas Balai TNWK Sukatmoko menambahkan secara total jumlah gajah jinak di Way Kambas mencapai 68 ekor. "68 ekor itu sudah termasuk 16 ekor anak gajah itu," katanya lagi.
Sedangkan jumlah gajah liar berdasarkan survei Balai TNWK pada tahun 2010 diperkirakan mencapai sebanyak 247 ekor.
Menurut Sukatmoko, akan dilakukan survei ulang pada tahun ini untuk mengetahui peningkatan atau penurunan populasi gajah liar sumatera (Elephas maximus sumatranus) di hutan Way Kambas.
Selain di Taman Nasional Way Kambas, gajah liar di Lampung juga terdapat di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) yang berada pada empat wilayah, yaitu Kabupaten Lampung Barat, Pesisir Barat, Tanggamus (Provinsi Lampung), dan wilayah Provinsi Bengkulu.
Pewarta : Muklasin
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bupati Lampung Timur sampaikan belasungkawa atas meninggalnya pawang gajah Way Kambas
20 March 2024 15:38 WIB, 2024
Atraksi dan tunggang gajah jinak di Way Kambas diganti wisata edukasi
28 August 2022 19:55 WIB, 2022
Gajah jinak Way Kambas makan banyak buah di perayaan HUT Pusat Latihan Gajah
28 August 2022 19:06 WIB, 2022
Aktivis antisirkus hewan minta stop eksploitasi gajah pada festival Way Kambas
07 November 2019 12:29 WIB, 2019
Terpopuler - Lampung Timur
Lihat Juga
TNWK lakukan penguatan pengamanan untuk cegah konflik manusia dengan gajah
19 January 2026 18:26 WIB
KLHK evaluasi menyeluruh penanganan konflik gajah liar Way Kambas dengan masyarakat
13 January 2026 22:19 WIB