Logo Header Antaranews Lampung

Warga Bandarlampung Minati Nanas Madu

Minggu, 30 November 2014 09:28 WIB
Image Print
Salah seorang pedagang nanas di Pasar Gudang Lelang, Bandarlampung, mengupas buah nanas pesanan pembelinya. (FOTO ANTARA LAMPUNG/Hisar Sitanggang)
Saya suka nanas madu karena citarasanya manis, beda dengan nanas biasa yang rasanya manis-manis asem."

Bandarlampung, (ANTARA Lampung) - Sejumlah warga Bandarlampung minati nanas madu yang saat ini buah itu membanjiri kota setempat karena citarasanya yang manis.

"Saya suka nanas madu karena citarasanya manis, beda dengan nanas biasa yang rasanya manis-manis asem," kata Yanti warga Bandarlampung, Minggu.

Ia menyebutkan biasa membeli nanas madu dalam kemasan dengan jumlah cukup banyak sekitar delapan hingga 10 kemasan dengan harga Rp20.000/kemasan.

Ia memilih nanas madu yang telah dipotong-potong dan dikemas karena bisa langsung dikonsumsi.

Yanti yang bekerja di salah satu kontraktor di kawasan Pahoman Bandarlampung itu mengaku membeli nanas madu untuk rekan pegawai kantor dan keluarga.

Rulli warga Bandarlampung lainnya mengatakan bahwa membeli nanas madu karena rasanya yang cukup manis. "Nanas madu enak dikonsumsi karena rasanya yang manis," katanya.

Ia mengaku setiap akhir pekan membeli nanas madu yang banyak dijual disekitar PKOR Wayhalim dan Stadion Pahoman Bandarlampung.

"Minimal saya membeli dua nanas madu yang telah dikemas seharga Rp20 ribu per kemasannya," ujar dia pula.

Dewi penjual nanas madu mengatakan bahwa hampir tiap hari konsumen banyak yang membeli nanas madu yang telah dikemas," kata Dewi penjual nanas madu di kawasan Stadion Pahoman Bandarlampung, Minggu.

Ia mengatakan menjual nanas madu ukuran besar yang telah dikemas dengan mematok harga Rp20.000. Sedang ukuran sedang Rp15.000 per kemasan.

Ia mengakui dapat menjual nanas madu antara 30 hingga 40 kemasan per hari. Apalagi hari Sabtu--Minggu, peminatnya banyak mengingat warga banyak yang berolahraga di kawasan stadion.

Nanas madu itu lanjutnya, dibeli dari distributor di kawasan Wayhalim Bandarlampung dan beberapa tempat lainnya.

"Untungnya lumayan Mas.., hampir dua kali lipat tapi itu belum termasuk membeli kemasannya," kata dia pula.

Budi daya tanaman nanas madu banyak terdapat di Kabupaten Lampung Timur dan Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Buah tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumen di daerah itu tetapi juga provinsi lain seperti Jakarta.




Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026