Logo Header Antaranews Lampung

Lampung optimalkan layanan kesehatan percepat eliminasi TB

Rabu, 13 Mei 2026 19:11 WIB
Image Print
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat memimpin rapat pengendalian TBC di Lampung. ANTARA/HO-Pemprov Lampung.
Target penanganan TB Provinsi Lampung tahun 2026 mencapai 30.746 kasus

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan guna mengejar target penemuan dan penanganan sebanyak 30.746 kasus Tuberkulosis (TB) di seluruh wilayah tersebut sepanjang tahun 2026.

"Target penanganan TB Provinsi Lampung tahun 2026 mencapai 30.746 kasus, sementara capaian saat ini masih berada di kisaran 4.000 kasus," ujar Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Rabu.

Ia mengatakan guna mengoptimalkan penanganan TB agar mencapai target yang ditetapkan, Provinsi Lampung telah memiliki fasilitas pelayanan kesehatan yang cukup memadai.

"Saat ini Provinsi Lampung memiliki 19 rumah sakit pemerintah, 63 rumah sakit swasta, 560 klinik dan praktik mandiri bidan, 322 puskesmas, serta 15 klinik lapas atau rutan," katanya.

Selain itu, tersedia pula berbagai peralatan medis modern mulai dari laboratorium PCR, mesin diagnosis cepat, hingga unit rontgen portabel untuk mendukung keakuratan hasil pemeriksaan.

Dia pun memberikan apresiasi kepada Kabupaten Mesuji, atas terbitnya Peraturan Bupati Nomor 6 Tahun 2026 tentang Rencana Aksi Daerah Penanggulangan Tuberkulosis serta pembentukan Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB).

Ia pun meminta Pemerintah Kabupaten Mesuji melakukan pendataan lebih luas terhadap rumah penderita TB yang layak mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni (RTLH).

"Kita harus memastikan penanganan TB tidak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga menyentuh faktor lingkungan dan kondisi sosial masyarakat," kata dia.

Ia juga meminta koordinasi lintas sektor diperkuat antara dinas kesehatan, dinas sosial, dan dinas permukiman, agar proses verifikasi serta penyesuaian kriteria penerima bantuan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

"Program penanggulangan tuberkulosis merupakan salah satu program prioritas pemerintah di bidang kesehatan dengan target penurunan kasus TB hingga 50 persen. Pemprov Lampung akan mengoptimalkan peran layanan kesehatan guna mempercepat eliminasi kasus," tambahnya.

Menurut dia, penanganan tuberkulosis membutuhkan kolaborasi lintas sektor sebagaimana saat penanganan pandemi, dengan melibatkan seluruh pihak terkait mulai dari pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, kader kesehatan, hingga masyarakat.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026