GGF operasikan dua PH baru
Minggu, 25 Oktober 2020 7:35 WIB
Great Giant Foods (GGF) akan segera mengoperasikan dua "packing house" (Antara Lampung/HO)
Bandarlampung (ANTARA) - Great Giant Foods (GGF) segera mengoperasikan dua "packing house/PH" baru yang berada di Pekon Datarajan dan Pekon Penantian, Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus.
“PH tersebut rencananya mulai dioperasikan sebagai tempat packing pisang kemitraan GGF pada akhir Oktober 2020 ini,“ kata Operation Dept Head GGF Tanggamus , Waliyuddin, Sabtu.
Dia melanjutkan PH Datarajan itu berukuran 10x20 meter atau seluas 200 meter persegi. Sedangkan untuk PH Penantian dibangun dengan ukuran 10x40 dengan luas 400 meter persegi.
Dengan adanya kedua PH tersebut, ke depan akan menampung semua pisang kemitraan petani program Corporate Share Value (CSV) GGF.
“Sebagian tanaman pisang petani di wilayah PH ini sudah mulai panen. Jadi PH disiapkan untuk menyerap proses panen pisang yang mulai tanam di akhir tahun 2019. Harapannya dari PH ini setiap minggu bisa menyerap panen 45 rit colt diesel dan ke depan harapannya bisa satu container 20 ft ekspor dari lokasi tersebut,” kata dia.
Waliyuddin menambahkan selain memproses pisang mas, cavendis, rajabulu, dan barangan PH ini juga akan memproses komoditas lain seperti pisang kepok dan pisang tanduk yang rencananya akan dimitrakan juga dengan petani.
"Kedua PH tersebut yaitu akan mulai beroperasi pada pertengahan Oktober 2020 ini karena tanaman sudah mulai panen di lokasi sekitar PH," kata dia lagi.
“PH tersebut rencananya mulai dioperasikan sebagai tempat packing pisang kemitraan GGF pada akhir Oktober 2020 ini,“ kata Operation Dept Head GGF Tanggamus , Waliyuddin, Sabtu.
Dia melanjutkan PH Datarajan itu berukuran 10x20 meter atau seluas 200 meter persegi. Sedangkan untuk PH Penantian dibangun dengan ukuran 10x40 dengan luas 400 meter persegi.
Dengan adanya kedua PH tersebut, ke depan akan menampung semua pisang kemitraan petani program Corporate Share Value (CSV) GGF.
“Sebagian tanaman pisang petani di wilayah PH ini sudah mulai panen. Jadi PH disiapkan untuk menyerap proses panen pisang yang mulai tanam di akhir tahun 2019. Harapannya dari PH ini setiap minggu bisa menyerap panen 45 rit colt diesel dan ke depan harapannya bisa satu container 20 ft ekspor dari lokasi tersebut,” kata dia.
Waliyuddin menambahkan selain memproses pisang mas, cavendis, rajabulu, dan barangan PH ini juga akan memproses komoditas lain seperti pisang kepok dan pisang tanduk yang rencananya akan dimitrakan juga dengan petani.
"Kedua PH tersebut yaitu akan mulai beroperasi pada pertengahan Oktober 2020 ini karena tanaman sudah mulai panen di lokasi sekitar PH," kata dia lagi.
Pewarta : Damiri
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
GGF hadir di Telkom University Carrer Day 2024 ciptakan peluang karir untuk generasi muda
02 December 2024 14:40 WIB, 2024
Kementerian LHK apresiasi inovasi keberlanjutan Re.juve melalui digital platform pengurangan sampah
08 October 2024 14:39 WIB, 2024
PT GGL raih penghargaan pembina platinum dalam Bina Mitra UMKM Award 2023
01 July 2024 16:10 WIB, 2024
PT Great Giant Pineapple raih penghargaan Living Legend 2024 dari SWA Magazine
11 June 2024 16:09 WIB, 2024
Perluas konsep True Smoothies Bar pertama di Indonesia, ReFresh by Rejuve hadirkan dua gerai terbaru
06 March 2024 13:23 WIB, 2024
Re.juve menjadi perusahaan True Cold-Pressedpertama di Indonesia yang miliki sertifikasi ISO 22000:2018
10 November 2023 13:49 WIB, 2023
Terpopuler - Tanggamus
Lihat Juga
Pemkab Tanggamus dan Rainforest Alliance bagikan bibit kopi untuk pemulihan lingkungan
28 January 2026 15:16 WIB
Tim SAR hentikan pencarian delapan ABK KM Maulana yang hilang di Tanggamus
27 December 2025 13:12 WIB
Tim SAR gabungan perluas pencarian 8 ABK KM Maulana terbakar di Tanggamus
23 December 2025 19:43 WIB
Lapas Kotaagung gelar razia tekan penyalahgunaan narkoba dan praktik penipuan
20 November 2025 15:48 WIB