Adipati Surya: Ajarkan Anak-Anak Sejak Dini Cegah Korupsi
Sabtu, 10 Desember 2016 8:54 WIB
Bupati Way Kanan, Raden Adipati Surya saat membuka lomba melukis memperingati Hari ANti KMorupsi Internasional di Way Kanan. (Foto: Humas Pemkab Way Kanan)
Way Kanan, Lampung (ANTARA Lampung) - Bupati Way Kanan, Raden Adipati Surya menyatakan anak-anak perlu diajarkan sejak dini tentang korupsi, baik pencegahan maupun bahayanya, sehingga tertanam jiwa anti korupsi.
"Korupsi merupakan faktor utama yang menyebabkan keterpurukan bangsa ini dalam melakukan pembangunan dalam segala bidang. Jadi kita sejak dini harus memberikan pengertian tentang apa itu korupsi kepada anakn-anak," kata Bupati saat membuka lomba melukis karikatur memperingati Hari Anti Korupsi, di SMAN 1 Blambangan Umpu, beberapa hari lalu.
Lomba yang melibatkan 52 siswa yang berasal dari 14 kecamatan di Way Kanan tersebut bertujuan menanamkan jiwa anti korupsi di kalangan pelajar.
Menurut Adipati, tanpa disadari korupsi muncul dari kebiasaan yang dianggap lumrah dan wajar oleh masyarakat umum. Misalnya perbuatan curang suap menyuap dan memberi hadiah kepada pejabat atau pegawai negeri atau keluarga sebagai imbal jasa sebuah pelayanan.
"Kita harus mampu menimalisasi terjadinya kasus korupsi. Ini adalah salah satu upaya dalam rangka mencegah terjadinya korupsi disesuaikan dengan kapasitas kita masing-masing. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun dan menumbuhkan rasa anti korupsi di kalangan pelajar sejak dini sehingga lahir metalitas-metalitas anti korupsi di kalangan pelajar," tegasnya.
Mantan Ketua DPRD Way Kanan ini juga berharap peringatan Hari Anti Korupsi ini dapat dijadikan motivasi generasi muda, yang memiliki peran penting sebagai ujung tombak membantu melawan dan membasmi korupsi.
"Mari kita bersama lapisan masyarakat Way Kanan bekerja aktif, bahu membahu, menggerakan potensi kebaikan yang ada di tengah-tengah masyarakat dalam memerangi korupsi," kata Bupati.
Ketua pelaksana kegiatan, Saiful mengatakan, kegiatan lomba melukis karakatur ini merupakan rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Anti Korupsi Internasional.
"Tujuan pentingnya adalah upaya menanamkan sikap mental anti korupsi dan menanamkan sifat jujur kepada para siswa. Harapannya dapat memberantas korupsi di Kabupaten Way Kanan," katanya.
Menurut Saiful, hasil lukisan yang meraih juara akan dilelang kepada bupati, wakil bupati, sekda dan para kepala SKPD di lingkup Pemkab Way Kanan dan uang hasil lelang akan diserahkan kepada siswa yang telah berhasil sebagai juara dan diperuntukan membuat kantin Anti Korupsi di sekolah masing-masing.
Panitia menyiapkan hadiah tropi dan uang. Juara satu Rp2,5 juta, juara II Rp2 juta, dan juara III Rp1,5 juta, Harapan I Rp1 juta, Harapan II Rp750 ribu dan Harapan III Rp500 ribu. (Ant)
"Korupsi merupakan faktor utama yang menyebabkan keterpurukan bangsa ini dalam melakukan pembangunan dalam segala bidang. Jadi kita sejak dini harus memberikan pengertian tentang apa itu korupsi kepada anakn-anak," kata Bupati saat membuka lomba melukis karikatur memperingati Hari Anti Korupsi, di SMAN 1 Blambangan Umpu, beberapa hari lalu.
Lomba yang melibatkan 52 siswa yang berasal dari 14 kecamatan di Way Kanan tersebut bertujuan menanamkan jiwa anti korupsi di kalangan pelajar.
Menurut Adipati, tanpa disadari korupsi muncul dari kebiasaan yang dianggap lumrah dan wajar oleh masyarakat umum. Misalnya perbuatan curang suap menyuap dan memberi hadiah kepada pejabat atau pegawai negeri atau keluarga sebagai imbal jasa sebuah pelayanan.
"Kita harus mampu menimalisasi terjadinya kasus korupsi. Ini adalah salah satu upaya dalam rangka mencegah terjadinya korupsi disesuaikan dengan kapasitas kita masing-masing. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun dan menumbuhkan rasa anti korupsi di kalangan pelajar sejak dini sehingga lahir metalitas-metalitas anti korupsi di kalangan pelajar," tegasnya.
Mantan Ketua DPRD Way Kanan ini juga berharap peringatan Hari Anti Korupsi ini dapat dijadikan motivasi generasi muda, yang memiliki peran penting sebagai ujung tombak membantu melawan dan membasmi korupsi.
"Mari kita bersama lapisan masyarakat Way Kanan bekerja aktif, bahu membahu, menggerakan potensi kebaikan yang ada di tengah-tengah masyarakat dalam memerangi korupsi," kata Bupati.
Ketua pelaksana kegiatan, Saiful mengatakan, kegiatan lomba melukis karakatur ini merupakan rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Anti Korupsi Internasional.
"Tujuan pentingnya adalah upaya menanamkan sikap mental anti korupsi dan menanamkan sifat jujur kepada para siswa. Harapannya dapat memberantas korupsi di Kabupaten Way Kanan," katanya.
Menurut Saiful, hasil lukisan yang meraih juara akan dilelang kepada bupati, wakil bupati, sekda dan para kepala SKPD di lingkup Pemkab Way Kanan dan uang hasil lelang akan diserahkan kepada siswa yang telah berhasil sebagai juara dan diperuntukan membuat kantin Anti Korupsi di sekolah masing-masing.
Panitia menyiapkan hadiah tropi dan uang. Juara satu Rp2,5 juta, juara II Rp2 juta, dan juara III Rp1,5 juta, Harapan I Rp1 juta, Harapan II Rp750 ribu dan Harapan III Rp500 ribu. (Ant)
Pewarta : Emir Fajar Saputra
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bupati Waykanan seluruh jajaran terus komitmen tingkatkan inovasi daerah
09 August 2022 9:00 WIB, 2022
Bupati Waykanan serahkan LKD dan tanda tangani pakta integritas kepala daerah
10 March 2022 12:19 WIB, 2022
Bupati Waykanan tinjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Kecamatan Umpu Semenguk
12 January 2022 14:57 WIB, 2022
Terpopuler - Kab. Waykanan
Lihat Juga
KUPS perluas pasar produk perhutanan sosial Lampung melalui kegiatan "buyer visit"
24 October 2025 14:40 WIB
Tersangka dugaan pemalsuan surat kirim permohonan terkait penangguhan sementara
22 October 2025 8:55 WIB
Polres Way Kanan limpahkan tersangka pelaku penggelapan dan COD ke Kejaksaan
06 October 2025 13:45 WIB
Kopda Bazarsah divonis hukuman mati dalam kasus penembakan polisi di Waykanan
11 August 2025 14:22 WIB
Peltu Lubis divonis 3,5 tahun penjara atas kasus judi sabung ayam di Waykanan
11 August 2025 11:44 WIB