
Wamenhaj cek langsung kelaikan akomodasi JCH di Makkah

Nah ternyata, justru yang minim komplain hari ini
Makkah (ANTARA) - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak memastikan pelayanan bagi jamaah calon haji (JCH) Indonesia di Makkah berjalan optimal dengan melakukan pengecekan langsung kelaikan akomodasi yang memiliki jarak relatif jauh dari Masjidil Haram.
Wamenhaj melakukan inspeksi mendadak di Hotel Al-Hidayah Tower, Sektor 10, kawasan Aziziyah, Makkah. Dalam tinjauan tersebut, Wamenhaj secara khusus menggandeng anggota Amirul Hajj yang memiliki kepakaran di bidang transportasi, yakni pengusaha jalan tol Jusuf Hamka (Baba Alun) dan Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Komjen Pol (Purn) Suntana.
Keterlibatan keduanya dinilai penting untuk mengevaluasi skema pergerakan jamaah calon haji.
"Sektor 10 atau Al-Hidayah ini menjadi salah satu yang menjadi perhatian utama karena merupakan hotel yang paling jauh. Jaraknya ke Masjidil Haram sekitar 12 kilometer. Karena itu, Kemenhaj memberikan perhatian khusus, mulai dari fasilitas hotel hingga layanan bus Sholawat yang menjadi andalan jamaah calon haji," ujar Wamenhaj di Jakarta, Rabu.
Meski berada di lokasi terjauh, Wamenhaj mengungkapkan temuan yang positif terkait kepuasan jamaah calon haji di sektor tersebut.
"Nah ternyata, justru yang minim komplain hari ini, yang minim pengaduan, itu adalah pelayanan di Hotel Al-Hidayah ini," kata Wamenhaj.
Kepuasan tersebut sejalan dengan kelengkapan fasilitas yang tersedia. Saat berkeliling, Wamenhaj memastikan ketersediaan kantin yang representatif sebagai pusat berkumpul jamaah calon haji, lengkap dengan keberadaan warung-warung yang menjajakan makanan khas Indonesia.
Wamenhaj juga mengecek area penatu atau laundry mandiri. Ia memastikan jumlah mesin cuci yang disediakan cukup banyak sehingga jamaah calon haji tidak perlu antre panjang. Wamenhaj pun menginstruksikan para petugas di Sektor 10 untuk mengecek kelaikan fasilitas secara berkala dan segera memperbaiki jika ditemukan mesin yang rusak.
Selain fasilitas akomodasi, kesiapan layanan medis turut menjadi sorotan. Saat meninjau klinik kesehatan di Tower 4, Wamenhaj menginstruksikan tim tenaga kesehatan untuk tidak sekadar menunggu, melainkan proaktif melakukan 'jemput bola' ke kamar-kamar jamaah calon haji yang sakit, terutama sebagai langkah antisipasi menjelang fase puncak haji di Armuzna.
Dalam kesempatan tersebut, Wamenhaj juga berdialog dengan jamaah calon haji mandiri, yakni mereka yang berangkat tanpa tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Wamenhaj memastikan bahwa negara hadir untuk seluruh jamaah calon haji tanpa membeda-bedakan status kelompok bimbingannya.
"Para jamaah calon haji mandiri ini mendapatkan fasilitas yang sama seperti jamaah calon haji yang tergabung dalam KBIHU. Petugas haji tidak membeda-bedakan, semua diperlakukan sama," ujar Wamenhaj.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wamenhaj cek langsung kelaikan akomodasi jamaah calon haji di Makkah
Pewarta : Citro Atmoko
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
