Logo Header Antaranews Lampung

Manajer sebut Persija tak punya striker haus gol di musim ini

Rabu, 20 Mei 2026 19:54 WIB
Image Print
Arsip foto - Pesepak bola Persija Jakarta Gustavo Almeida (kanan) bersama Paulo Ricardo (kiri) berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Persijap Jepara saat pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Jawa Tengah, Senin (4/5/2026). Persijap Jepara kalah dari tim tamu Persija Jakarta dengan skor akhir 0-2. (ANTARA FOTO/Nirza/wsj)
Kami tidak mempunyai goal getter

Jakarta (ANTARA) - Manajer Persija Jakarta Ardhi Tjahjoko mengakui, salah satu kekurangan timnya pada musim ini adalah tidak mempunyai striker haus gol seperti Marko Simic yang mampu mengantarkan tim juara Liga 1 Indonesia pada 2018.

Menurut Ardhi, ketiadaan penyerang tajam membuat Persija gagal bersaing merebut gelar juara pada pekan-pekan terakhir dan harus puas finis di posisi ketiga klasemen.

"Kami tidak mempunyai goal getter. Jadi saat bola itu sudah sampai ke depan, susah untuk membuat gol," kata Ardhi kepada pewarta di Jakarta, Rabu.

Ketika membawa Persija juara Liga 1 pada 2018, Simic mencetak 28 gol untuk Macan Kemayoran. Jumlah gol pesepak bola asal Kroasia tersebut lebih dari setengah jumlah gol Persija di musim itu yang berjumlah 53 gol.

Sebagai perbandingan, pada musim 2025/2026, pencetak gol terbanyak Persija Maxwell Souza membuat 15 gol. Jumlah gol striker asal Brasil itu tidak lebih dari seperempat total gol Macan Kemayoran yang berjumlah 62 gol.

Kendati musim ini Persija kekurangan sosok penyerang subur, Ardhi menilai secara keseluruhan timnya lebih baik dari edisi 2018 saat menjadi juara, yang dapat dilihat dari perolehan poin.

Saat ini, Persija memiliki 68 poin dan bisa bertambah lagi apabila meraih kemenangan pada laga terakhir musim ini menghadapi Semen Padang di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Sabtu (23/5).

Jumlah poin tersebut lebih banyak daripada saat mereka juara tahun 2018, yang ketika itu mengoleksi 62 poin.

Selain itu, Persija juga mendapatkan kemenangan lebih banyak pada 2025/2026 dibandingkan tahun 2018, yakni 21 berbanding 18 kemenangan.

"Kalau saya rasa, lebih baik dari saya 2018, ya. Karena dari materi pemain, kemudian di pertandingan-pertandingan kami lebih banyak menang juga daripada tahun 2018," tutur Ardhi.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gagal juara Super League 2025/2026, Persija tak punya striker haus gol



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026