Logo Header Antaranews Lampung

BMBK Lampung sebut preservasi ruas Simpang Kiluan-Umbar buka akses wisata

Kamis, 16 April 2026 18:41 WIB
Image Print
Destinasi wisata Gigi Hiu Kabupaten Tanggamus yang tengah dilakukan perbaikan jalan. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Kemarin sudah melewati beberapa titik, dimulai dari Kota Bandarlampung ke Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Tanggamus yang merupakan jalur pariwisata

Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Dinas Bina Marga Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung Muhammad Taufiqullah mengatakan, adanya preservasi ruas Jalan Simpang Teluk Kiluan-Simpang Umbar Kabupaten Tanggamus dilakukan untuk membuka akses pariwisata di destinasi wisata Gigi Hiu.

"Kemarin sudah melewati beberapa titik, dimulai dari Kota Bandarlampung ke Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Tanggamus yang merupakan jalur pariwisata. Dari beberapa titik di tiga kabupaten tersebut ada yang melakukan pelebaran jalan dan ada yang dibangun. Karena ingin memaksimalkan potensi wisata agar bisa lebih dikembangkan lagi," ujar Kepala Dinas Bina Marga Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung Muhammad Taufiqullah di Bandarlampung, Kamis.

Ia mengatakan, salah satu ruas jalan yang masuk dalam jalur pariwisata di pesisir yang akan dibangun adalah ruas Teluk Kiluan-Simpang Umbar yang merupakan akses menuju destinasi wisata Gigi Hiu Kabupaten Tanggamus.

"Panjang ruas Jalan Simpang Teluk Kiluan-Simpang Umbar yang diperbaiki tersebut memiliki total panjang 25 kilometer, serta pengerjaan perbaikan atau panjang penanganan efektif sepanjang 2,6 kilometer dan akan dibangun menggunakan rigid pavement," katanya.

Dia menjelaskan, alokasi pendanaan pengerjaan ruas jalan tersebut sebesar Rp25 miliar.

"Untuk lebar jalan sebesar delapan meter, yakni enam meter untuk badan jalan dan dua meter untuk bahu jalan kiri dan kanan serta drainase," ucap dia.

Menurut dia, panjang kondisi mantap di ruas jalan tersebut ada 13,2 kilometer atau memiliki persentase 52,47 persen.

Sedangkan Panjang kondisi tidak mantap di ruas tersebut memiliki persentase 47,53 persen atau 11,9 kilometer.

"Jadi ini akan dibangun rigid agar akses semakin mudah saat menuju wisata Gigi Hiu, sebab selama ini kondisi jalan kurang baik untuk mendukung pariwisata jadi dengan perbaikan ini bisa meningkatkan kemantapan jalan disini," tambahnya.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026