Logo Header Antaranews Lampung

Sekda Lamsel lantik 56 pejabat pemkab guna percepat pembangunan

Kamis, 16 April 2026 21:11 WIB
Image Print
Sekda Lampung Selatan Supriyanto saat melantik 56 pejabat yang terdiri dari 12 pejabat administrator dan 44 pejabat pengawas, di kawasan wisata Pemandian Air Panas Way Belerang, Kalianda, Lampung Selatan, Rabu (15/4). ANTARA/Riadi Gunawan

Lampung Selatan (ANTARA) - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) Supriyanto melantik sebanyak 56 pejabat di lingkungan pemerintahan kabupaten setempat guna mempercepat pembangunan di wilayah tersebut.

“Kepercayaan ini diberikan karena saudara dinilai mampu bekerja cepat. Maka harus dibayar dengan kinerja yang terukur dan berdampak,” kata Supriyanto di Kalianda, Lampung Selatan, Rabu (15/4).

Sebanyak 56 pejabat yang terdiri dari 12 pejabat administrator dan 44 pejabat pengawas resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya, di kawasan wisata Pemandian Air Panas Way Belerang, Kalianda.

“Pemilihan lokasi ini menjadi sorotan, karena sarat pesan simbolik terkait arah pembangunan daerah,” ucap dia.

Supriyanto menegaskan, pelantikan di kawasan wisata bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bahwa kekayaan alam daerah merupakan modal utama pembangunan yang harus dijaga melalui kinerja nyata.

“Tempat ini adalah bukti nyata potensi besar yang kita miliki. Namun pertanyaannya, ketika dulu ramai, seharusnya bisa lebih ramai lagi. Ketika sudah dikenal, seharusnya menjadi lebih baik. Ini yang harus kita jawab bersama,” ujar dia.

Ia menekankan, kehadiran para pejabat di posisi baru bukan sekadar rotasi administratif, melainkan bagian dari upaya mendorong percepatan kinerja di setiap perangkat daerah.

Lebih lanjut, Supriyanto mengingatkan bahwa jabatan yang diemban bukanlah hadiah, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan dengan integritas dan hasil kerja yang nyata.

Dirinya mengajak para pejabat untuk memiliki prinsip yang kokoh seperti gunung, pelayanan yang mengalir seperti air, serta kepemimpinan yang meneduhkan layaknya pepohonan.

Selain itu, ia meminta para pejabat untuk tidak menunggu perintah dalam menjalankan tugas yang sudah menjadi tanggung jawabnya. Inovasi dan inisiatif, menurutnya, menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan adaptif.

Di tengah tantangan perubahan yang semakin cepat, tingginya ekspektasi masyarakat, serta isu lingkungan yang semakin krusial, Supriyanto menegaskan pentingnya kolaborasi dan kerja berbasis hati.

“Oleh karena itu, mari kita bekerja dengan hati, menghadirkan inovasi, dan membangun kolaborasi yang kuat demi terwujudnya Lampung Selatan yang berkelanjutan,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Citro Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026