Muka air naik, objek wisata Curup Kereta Waykanan ditutup

id curup kereta ditutup,objek wisata curup kereta,blambanganumpu, kabupaten waykanan,yustian umri sangon

Objek wisata Curup Kereta di Blambanganumpu, Kabupaten Waykanan (Foto : Net)

Kita tutup sementara, karena beberapa hari lalu sudah memakan korban ada anak yang hanyut terbawa arus air sungai yang deras, kata Yustian
Waykanan, Lampung (Antaranews Lampung) – Objek wisata Curup Kereta di Blambanganumpu, Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung, ditutup sementara untuk tiga hari ke depan dikarenakan permukaan air sedang naik akibat tingginya curah hujan di daerah itu.

"Kita tutup sementara, karena beberapa hari lalu sudah memakan korban ada anak yang hanyut terbawa arus air sungai yang deras," kata Camat Blambanganumpu Yustian Umri Sangon di Waykanan, Kamis (22/2).

Menurut dia, selain karena kondisi air yang sedang pasang, penutupan ini juga dilakukankarena sejumlah fasilitas yang ada di lokasi rusak dan harus dilakukan perbaikan.

Yustian menjelaskan akibat tingginya curuh hujan dan volume air meningkat, membuat kondisi air pasang (naik) dan dilarang untuk berkunjung ke lokasi tersebut sampai benar–benar aman.

"Akibat pasangnya air Curup Kereta sudah memakan satu korban anak meninggal dunia.Penutupan ini untuk mencegah adanya korban lagi akibat terseret derasnya air di objek wisata ini," katanya.

Yustian mengharapkan agar semua warga dan pengujung bisa memahami kebijakan pentupan sementara ini karena demi keselamatan bersama.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Waykanan Harun Anosa mengatakan penutupan Curup Kereta ini merupakan salah satu langkah yang tepat agar tidak menambah korban akibat terbawa arus air yang deras.

"Kita mendukung apa yang dilakukan oleh Camat Blambanganumpu, khususnya penutupan Wisata Curup Kereta tersebut," kata Harun.

Pewarta :
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar