Logo Header Antaranews Lampung

Komisi VII DPR minta pelaku industri untuk manfaatkan energi hijau

Jumat, 30 Januari 2026 18:44 WIB
Image Print
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim saat memberi keterangan terkait perkembangan sektor industri hijau. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Kami berharap industri mulai bergeser ke industri hijau, jadi bukan sekedar wacana.

Bandarlampung (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim meminta pelaku industri dapat berkomitmen beralih menjadi industri hijau guna mewujudkan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan dalam proses produksi industri.

"Kami mengajak seluruh industri di Indonesia berkomitmen untuk beralih ke industri hijau, karena penggunaan energi terbarukan dan terjaganya lingkungan menjadi komponen penting dalam produksi dan kalau tidak diperhatikan akan menjadi beban," ujar Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim di Lampung Selatan, Jumat.

Ia mengatakan komitmen untuk mewujudkan industri hijau tersebut tidak hanya sekedar wacana, melainkan harus terlaksana untuk mendukung berkembangnya industri berwawasan lingkungan.

"Kami berharap industri mulai bergeser ke industri hijau, jadi bukan sekedar wacana. Kami menekankan ini karena saat ini pergeserannya baru sekedar rapat internal, sebab yang diperlukan bukan hanya sekedar wacana, seminar, diskusi, tapi betul-betul ada kebijakan dari internal perusahaan-perusahaan untuk membentuk ekosistem industri hijau," katanya.

Ia mengatakan dalam menjalankan ekosistem industri hijau, industri pun nantinya diarahkan untuk menggunakan energi terbarukan dalam setiap produksinya.

"Melalui industri hijau kita bisa mendorong industri jadi berdaya saing di pasar internasional dan dalam negeri," ujar dia.

Menurut dia, operasional industri harus selaras dengan upaya pelestarian lingkungan hidup, hal itu dapat dilakukan dengan memastikan pemilihan bahan baku, proses produksi hingga pengelolaan limbah industri yang ramah terhadap lingkungan.

"Jadi dengan langkah ini bisa mengurangi dampak negatif industri bagi lingkungan dan memanfaatkan dengan maksimal sumber energi terbarukan untuk produksi yang memiliki nilai keberlanjutan," katanya menambahkan.


Baca juga: Komisi VII DPR: Industri pakan berdaya saing untuk kelola bahan baku lokal

Baca juga: Direktur BTB dampingi Komisi V DPR dalam kunker di Lampung

Baca juga: Komisi VII minta penguatan UMKM-ekonomi kreatif untuk atasi pengangguran



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026