
Mendikbud Berharap Siswa Tidak Stres Hadapi UN

Lampung Selatan (ANTARA LAMPUNG) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengharapkan kepada seluruh siswa yang akan mengikuti ujian nasional (UN) dapat menyiapkan diri dengan baik, agar tidak stres dan mendapatkan hasil maksimal.
"Semua punya tanggung jawab dan tantangan masing-masing, jadi harus tetap sabar, berdoa dan jujur," kata Mendikbud, di Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (12/4).
M Nuh juga mengharapkan, siswa tetap tenang dan fokus dalam mengerjakan soal-soal tersebut.
Pada pelaksanaan UN tahun ini, Kemendikbud telah memberlakukan beberapa upaya berupa metode baru untuk menekan kemungkinan-kemungkinan kecurangan terutama terkait contekan.
Guna memperkecil kemungkinan ini, kata dia, pihaknya telah membuat soal ujian dengan 20 variasi soal, bahkan 30 variasi soal sehingga dalam satu ruang kelas tidak ada yang mengerjakan soal yang sama begutu juga dengan ruang sebelahnya.
Setiap soal memiliki kode tersendiri, sehingga tidak mungkin terjadi pemindahan lembar jawaban antar-siswa dan lembar jawaban dengan soal dalam satu lembar saat pengerjaan yang dapat di robek untuk memisahkannya.
"Kami berusaha menanamkan kejujuran dalam pelaksanaan ujian ini," kata dia.
Selain itu, siswa juga tidak perlu khawatir karena nilai kelulusan itu tidak hanya berasal dari ujian melainkan 40 persen nilai rapor dan 60 persen nilai ujian--hingga dapat membantu siswa.
Mendikbud Mohammad Nuh berada di Lampung Selatan untuk menghadiri soft launching SMA Kebangsaan yang dikelola Yayasan Insan Cendekia Indonesia bersama Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan sebagai ketua yayasan.
Pewarta : Kristian Ali
Editor:
Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
