Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Lampung Soetriningsih mengatakan tahun 2026 pihaknya akan berfokus kepada pelaksanaan sosialisasi serta memperkuat edukasi Gerakan Ayah Teladan (GATI) untuk mencegah fatherless.
"Angka fatherless di Provinsi Lampung pada 2025 berdasarkan data pendataan keluarga sebesar 24,7 persen, oleh karena itu dilakukan Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dengan sasaran penurunan angka fatherless dalam jangka panjang," ujar Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Lampung Soetriningsih di Bandarlampung, Sabtu.
Ia menambahkan "Melalui gerakan ayah mengantar anak ke sekolah, gerakan ayah mengambil rapor mudah-mudahan bapak-bapak bisa hadir disini untuk mengambil peran lebih bagi anak, dalam rangka membentuk sumber daya manusia yang sehat, berdaya saing di masa mendatang,".
Soetriningsih menjelaskan Program Gerakan Ayah Teladan mendorong ayah aktif terlibat dalam pengasuhan anak, pendampingan remaja, dan berbagi peran domestik untuk menciptakan keluarga berkualitas dan mencegah fatherless.
"Harapannya dengan ini anak-anak bisa mendapatkan peran ayah dan tumbuh menjadi sumber daya manusia yang baik," tambahnya.
Realisasi Program Gerakan Ayah Teladan di 15 kabupaten dan kota di Provinsi Lampung 2025 untuk kegiatan Komunitas Pegiat Ayah Teladan Indonesia (KOMPAK TENAN) mencapai 14.517, kegiatan Desa/Kelurahan Ayah Teladan (DEKAT) realisasi sebesar 55.008, dan kegiatan Sekolah Bersama Ayah (SEBAYA) realisasinya mencapai 28.548. Sehingga total pelaksanaan Program Gerakan Ayah Teladan di Lampung sudah mencapai 98.073 dari target total 79.294.