
Lampung miliki 48 unit Sekolah Lansia untuk pemberdayaan lansia

Jumlah Sekolah Lansia yang aktif di Provinsi Lampung hingga saat ini ada 48 unit, yang aktif memberikan pelatihan kepada lansia untuk memberdayakan mereka agar tetap sehat
Bandarlampung (ANTARA) - BKKBN Provinsi Lampung menyatakan bahwa di provinsi ini terdapat 48 unit Sekolah Lansia yang aktif beroperasi mendukung pemberdayaan lansia di daerah itu.
"Jumlah Sekolah Lansia yang aktif di Provinsi Lampung hingga saat ini ada 48 unit, yang aktif memberikan pelatihan kepada lansia untuk memberdayakan mereka agar tetap sehat," ujar Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Lampung Soetriningsih di Bandarlampung, Senin.
Ia mengatakan selama 2025 terbentuk lima unit Sekolah Lansia di Provinsi Lampung yang tersebar di beberapa daerah.
"Pada 2025 terdapat sebanyak 776 orang siswa lansia Standar 1 (S1) dan 201 orang siswa Standar 2 (S2) yang telah diwisuda," katanya.
Ia memastikan program Sekolah Lansia Lampung di 2026 akan semakin ditingkatkan agar semakin banyak lansia yang berdaya. Peningkatan layanan dilakukan dengan melakukan pembinaan kepada Sekolah Lansia yang ada di berbagai daerah, sehingga makin banyak lansia yang melanjutkan ke jenjang S2 dan S3.
"Lalu kami juga akan melakukan kerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Provinsi Lampung untuk memberikan pelatihan keterampilan bagi siswa Sekolah Lansia," ucap dia.
Dengan pelatihan tersebut, menurut dia, maka para lansia diharapkan bisa semakin produktif serta sekaligus dapat mendukung salah satu program yakni Lansia Berdaya (SIDAYA) melalui program Lansia Entrepreneur.
Baca juga: Kemenhaj: Manasik haji tekankan komitmen untuk ramah Lansia
Baca juga: Pemerintah perkuat kebijakan lansia untuk sikapi "aging population"
Baca juga: BKKBN Lampung: Sekolah lansia ciptakan lansia berdaya
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
