Logo Header Antaranews Lampung

Bandarlampung tingkatkan layanan kesehatan hingga puskesmas

Jumat, 8 Mei 2026 19:27 WIB
Image Print
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saat menyerahkan mobil operasional bagi kepala puskesmas di Bandarlampung, Jumat (8/5/2026). ANTARA/HO-Pemkot Bandarlampung
Hari ini kami menyerahkan 31 unit mobil bagi seluruh puskesmas di kota ini sebagai sarana penunjang operasional di lapangan

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Kota Bandarlampung terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan hingga tingkat puskesmas melalui dukungan sarana operasional di lapangan.

"Hari ini kami menyerahkan 31 unit mobil bagi seluruh puskesmas di kota ini sebagai sarana penunjang operasional di lapangan," kata Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana di Bandarlampung, Jumat.

Dia mengatakan, mobil operasional jenis Toyota Avanza tipe G tersebut disiapkan untuk menunjang mobilitas kepala puskesmas dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, terutama percepatan penanganan tuberkulosis (TBC) dan stunting.

"Saat ini Bandarlampung mendapat perhatian khusus dari Kementerian Kesehatan terkait penanganan TBC dan stunting. Karena itu, penguatan layanan kesehatan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah," kata dia.

Dia pun berharap dengan peningkatan-peningkatan yang diberikan Pemkot Bandarlampung, puskesmas juga dapat melayani masyarakat kota dengan baik.

"Saat ini pelayanan puskesmas sudah baik. Ambulans di puskesmas ada dua, ada yang tiga. Harapannya masyarakat semua bisa dilayani dengan baik," katanya..

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, Muhtadi Arsyad Temenggung mengatakan kendaraan operasional tersebut diperlukan agar kepala puskesmas dapat menjalankan koordinasi lintas wilayah tanpa mengganggu layanan ambulans maupun puskesmas keliling.

"Jadi layanan pusling akan dijalankan melalui sistem kerja sama dengan pihak ketiga dalam bentuk penyediaan kendaraan operasional. Skema ini membuat biaya perawatan dan operasional kendaraan ditanggung oleh penyedia," katanya.

Pemerintah Kota Bandarlampung hanya menanggung biaya bahan bakar dengan total anggaran sekitar Rp2,7 miliar per tahun.

"Dengan penguatan layanan ini, Pemerintah Kota Bandarlampung menargetkan peningkatan jangkauan pelayanan kesehatan secara lebih cepat, merata, dan efektif bagi masyarakat," kata dia.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026