Logo Header Antaranews Lampung

Pemprov Lampung sebut ketahanan keluarga jadi kunci percepat pembangunan

Rabu, 29 April 2026 17:21 WIB
Image Print
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan saat membuka Rakorda BKKBN Lampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Lampung diproyeksikan mencapai puncak bonus demografi pada 2035

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menekankan bahwa penguatan ketahanan keluarga menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan daya saing daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung Marindo Kurniawan di Bandarlampung, Rabu, mengatakan kebijakan dan program penguatan ketahanan keluarga sangatlah penting bagi Provinsi Lampung.

Hal tersebut disampaikan saat Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) bertemakan "Transformasi Kemendukbangga/BKKBN untuk Mewujudkan Lampung Maju dan Mendukung Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045".

Tema tersebut, kata dia, sesuai dengan arah pembangunan nasional, yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia jadi prioritas utama. Menurutnya, pembangunan manusia harus dilakukan secara menyeluruh melalui peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, serta pemenuhan gizi.

"Lampung diproyeksikan mencapai puncak bonus demografi pada 2035. Peluang ekonomi ini harus dioptimalkan melalui peningkatan kualitas SDM, pendidikan, dan kesehatan agar penduduk usia produktif benar-benar menjadi kekuatan utama pendorong kemajuan pembangunan daerah," katanya.

Dia menjelaskan keluarga merupakan tempat pertama pembentukan karakter anak. Oleh karena itu, kualitas keluarga menentukan masa depan generasi, sehingga program kesehatan ibu dan anak, pendidikan pengasuhan, serta pemenuhan kebutuhan dasar keluarga harus terus diperkuat.

Sejumlah program strategis yang dilakukan pemerintah daerah yakni memperkuat integrasi pembangunan keluarga dengan sistem pembangunan daerah, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memperkuat program pembangunan keluarga.

"Pengelolaan, monitoring, dan evaluasi data keluarga harus diperkuat sebagai dasar perumusan kebijakan tepat sasaran, didukung dengan sistem pemantauan yang berkelanjutan," ucapnya.

Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Lampung Soetriningsih mengatakan pihaknya memiliki berbagai program yang menyentuh seluruh siklus hidup dari anak-anak, remaja, wanita usia subur hingga lansia.

"Seluruh program ini kami integrasikan dan kolaborasikan dengan pemerintah daerah, dan mitra kerja," ujar Soetriningsih.

Pihaknya juga memiliki program prioritas yang mendukung ketahanan keluarga yakni Gerakan Cegah Stunting, Taman Asuh Sayang Anak, Gerakan Lansia Berdaya, Gerakan Ayah Teladan Indonesia dan pemberian Makan Bergizi Gratis dengan sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026