PLN dukung sektor pertanian Lampung melalui "Electrifying Agriculture"
Selasa, 23 Agustus 2022 20:28 WIB
Seorang petani tengah menghidupkan mesin pompa listrik untuk sarana pengairan (ANTARA/HO)
Bandarlampung (ANTARA) - PLN Peduli yang mengusung program Elctrifying Agriculture hadir untuk mendukung sektor pertanian dengan fasilitas pengairan sawah di Desa Bumi Jaya, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan.
Wahyudi, Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Lampung, di Bandarlampung, Selasa, mengatakan, pelaksanaan program Electrifying Agriculture pada Kelompok Tani Harapan Maju II Desa Bumi Jaya, Candipuro, merupakan konsistensi dukungan PLN pada sektor pertanian.
"PLN Peduli telah menyerahkan pompa listrik beserta empat titik sumur bor sebagai sarana pengairan pertanian, diharapkan dapat membantu para petani selaku anggota Kelompok Tani Harapan Maju II Desa Bumi Jaya," ujar dia.
Menurutnya, peralihan penggunaan mesin pompa berbahan bakar solar menjadi mesin pompa listrik untuk sarana pengairan dapat membantu petani dalam menekan biaya produksi sehingga lebih hemat dan efisien.
"Tentunya, dengan penggunaan energi listrik untuk pompa pengairan pertanian dapat menekan biaya produksi petani, yang pada akhirnya menambah keuntungan bagi para petani," tambahnya.
Ia menjelaskan program Electrifying Agriculture yang dilaksanakan PLN Peduli tersebut merupakan komitmen PLN dalam mendorong petani menjadi petani yang lebih modern dan sejahtera.
“Modernisasi pertanian dengan penggunaan pompa listrik untuk pengairan, juga sebagai dorongan PLN dalam penggunaan energi yang bersih, aman dan ramah lingkungan,” imbuhnya.
Sementara Sodikun, selaku Ketua Kelompok Tani Harapan Maju II menyebutkan sebelum adanya listrik PLN di lahan pertanian yang dikelolanya itu, mengandalkan air hujan dan pompa mesin diesel.
Menurutnya, dengan pembangunan sarana pengairan berupa empat titik sumur bor beserta pompa air dari PLN Peduli sangat membantu para petani dalam mengairi empat hektare lahan sawah di desanya itu.
Dia menambahkan bahwa penggunaan listrik untuk pengairan sawah dapat mengurangi biaya operasional yang sebelumnya dikeluarkan oleh petani.
“Kami sangat berterima kasih kepada PLN karena dengan pompa air listrik ini dapat membantu pengairan di sawah kami, sehingga kami tidak lagi bergantung pada air dari pompa diesel yang selama ini kami gunakan," pungkasnya.
Wahyudi, Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Lampung, di Bandarlampung, Selasa, mengatakan, pelaksanaan program Electrifying Agriculture pada Kelompok Tani Harapan Maju II Desa Bumi Jaya, Candipuro, merupakan konsistensi dukungan PLN pada sektor pertanian.
"PLN Peduli telah menyerahkan pompa listrik beserta empat titik sumur bor sebagai sarana pengairan pertanian, diharapkan dapat membantu para petani selaku anggota Kelompok Tani Harapan Maju II Desa Bumi Jaya," ujar dia.
Menurutnya, peralihan penggunaan mesin pompa berbahan bakar solar menjadi mesin pompa listrik untuk sarana pengairan dapat membantu petani dalam menekan biaya produksi sehingga lebih hemat dan efisien.
"Tentunya, dengan penggunaan energi listrik untuk pompa pengairan pertanian dapat menekan biaya produksi petani, yang pada akhirnya menambah keuntungan bagi para petani," tambahnya.
Ia menjelaskan program Electrifying Agriculture yang dilaksanakan PLN Peduli tersebut merupakan komitmen PLN dalam mendorong petani menjadi petani yang lebih modern dan sejahtera.
“Modernisasi pertanian dengan penggunaan pompa listrik untuk pengairan, juga sebagai dorongan PLN dalam penggunaan energi yang bersih, aman dan ramah lingkungan,” imbuhnya.
Sementara Sodikun, selaku Ketua Kelompok Tani Harapan Maju II menyebutkan sebelum adanya listrik PLN di lahan pertanian yang dikelolanya itu, mengandalkan air hujan dan pompa mesin diesel.
Menurutnya, dengan pembangunan sarana pengairan berupa empat titik sumur bor beserta pompa air dari PLN Peduli sangat membantu para petani dalam mengairi empat hektare lahan sawah di desanya itu.
Dia menambahkan bahwa penggunaan listrik untuk pengairan sawah dapat mengurangi biaya operasional yang sebelumnya dikeluarkan oleh petani.
“Kami sangat berterima kasih kepada PLN karena dengan pompa air listrik ini dapat membantu pengairan di sawah kami, sehingga kami tidak lagi bergantung pada air dari pompa diesel yang selama ini kami gunakan," pungkasnya.
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dorong produktivitas petani, Wabup Lampung Timur serahkan bantuan alsintan
10 December 2025 16:58 WIB
Smart farming jadi solusi petani sejahtera di Desa Trimomukti Lampung Selatan
02 December 2025 16:56 WIB
Terpopuler - Komoditas
Lihat Juga
Promo bulan Ramadhan, PLN beri diskon tambah daya hingga 5.500 VA hanya Rp200 ribu
23 March 2023 10:04 WIB, 2023
Kementan gulirkan PSR untuk tingkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit
16 March 2023 20:22 WIB, 2023
Pertamina gandeng Grab hadirkan layanan pesan antar BrightGas melalui GrabMart
16 March 2023 15:37 WIB, 2023
Pupuk Indonesia salurkan 1,42 juta ton pupuk bersubsidi dari Januari hingga Maret
09 March 2023 22:32 WIB, 2023
Pertamina apresiasi masyarakat Lampung dukung penyaluran BBM tepat sasaran
09 March 2023 17:20 WIB, 2023