Dairi targetkan semua desa miliki PAUD
Jumat, 22 April 2022 18:57 WIB
Bunda PAUD Dairi Romy Mariani Eddy Berutu (ANTARA/HO)
Sidikalang (ANTARA) - Bunda PAUD Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Romy Mariani Eddy Berutu, menargetkan tahun ini seluruh desa di kabupaten itu sudah memiliki lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
"Semoga apa yang akan kita perjuangkan di dengarkan oleh tuhan sehingga apa yang telah kita rencanakan akan terwujud," katanya di Sidikalang, Jumat.
Ia mengatakan, dari data yang diperoleh untuk Kabupaten Dairi masih ada 33 desa yang belum memiliki PAUD, padahal kehadirannya dinilai cukup penting untuk mencetak generasi-generasi emas.
"Karena kondisi itu, tahun 2022 ditargetkan seluruh desa akan memiliki PAUD terpenuhi mengingat Perda tentang PAUD akan diterbitkan oleh Pemkab Dairi," katanya.
Ia menyampaikan bahwa masih banyak yang belum paham akan arti dan peran dari PAUD. Untuk itu pihaknya akan terus melakukan sosialisasi sehingga pemahaman akan pentingnya PAUD dapat terwujud.
Dari hasil audiensi PAUD Dairi ke Dirjen PAUD di Jakarta pada beberapa waktu yang lalu, diperoleh informasi bahwa anak-anak yang baru dapat menikmati Paud di seluruh Indonesia baru rata-rata 30 persen.
Hal tersebut terjadi karena masih banyak dari orangtua yang beranggapan bahwa pendidikan anak usia dini tidak penting karena dianggap belum pendidikan formal.
Selanjutnya disampaikan Romy Mariani, ketersediaan lembaga PAUD yang belum maksimal sehingga belum tergugah hati masyarakat untuk mendirikan lembaga PAUD termasuk peran dari para kepala desa.
"Ini yang menjadi tantangan bagi kita untuk menyosialisasikan pentingnya PAUD hadir di tengah-tengah masyarakat. Ini juga peran kita sebagai Kartini masa kini untuk memberikan peran kita terkait pentingnya PAUD untuk anak-anak," katanya.
"Semoga apa yang akan kita perjuangkan di dengarkan oleh tuhan sehingga apa yang telah kita rencanakan akan terwujud," katanya di Sidikalang, Jumat.
Ia mengatakan, dari data yang diperoleh untuk Kabupaten Dairi masih ada 33 desa yang belum memiliki PAUD, padahal kehadirannya dinilai cukup penting untuk mencetak generasi-generasi emas.
"Karena kondisi itu, tahun 2022 ditargetkan seluruh desa akan memiliki PAUD terpenuhi mengingat Perda tentang PAUD akan diterbitkan oleh Pemkab Dairi," katanya.
Ia menyampaikan bahwa masih banyak yang belum paham akan arti dan peran dari PAUD. Untuk itu pihaknya akan terus melakukan sosialisasi sehingga pemahaman akan pentingnya PAUD dapat terwujud.
Dari hasil audiensi PAUD Dairi ke Dirjen PAUD di Jakarta pada beberapa waktu yang lalu, diperoleh informasi bahwa anak-anak yang baru dapat menikmati Paud di seluruh Indonesia baru rata-rata 30 persen.
Hal tersebut terjadi karena masih banyak dari orangtua yang beranggapan bahwa pendidikan anak usia dini tidak penting karena dianggap belum pendidikan formal.
Selanjutnya disampaikan Romy Mariani, ketersediaan lembaga PAUD yang belum maksimal sehingga belum tergugah hati masyarakat untuk mendirikan lembaga PAUD termasuk peran dari para kepala desa.
"Ini yang menjadi tantangan bagi kita untuk menyosialisasikan pentingnya PAUD hadir di tengah-tengah masyarakat. Ini juga peran kita sebagai Kartini masa kini untuk memberikan peran kita terkait pentingnya PAUD untuk anak-anak," katanya.
Pewarta : Juraidi
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Dairi tetapkan sembilan tersangka pengrusakan kotak suara pilkades
28 November 2021 7:27 WIB, 2021
Pemkab Dairi, Sumut promosikan potensi pariwisata ke komunitas Royal Riders
31 January 2021 5:38 WIB, 2021
Terpopuler - Sekolah/Perguruan Tinggi
Lihat Juga
Disdik Lampung tingkatkan kemampuan akademik lalui pembiasaan soal berbasis HOTS
14 January 2026 20:21 WIB
Sekolah desa sebagai pusat peradaban, Dosen UM Kalianda lakukan pengabdian di Lampung Selatan
12 January 2026 14:50 WIB
Program FKUI kampus pertama peraih akreditasi internasional dari IAAHEH-INT
21 December 2025 10:11 WIB