IAIN Radin Intan Lampung Gelar Aicis XVI
Senin, 31 Oktober 2016 22:38 WIB
Prof. DR. H. Moh. Mukri, M.Ag (nu-lampung.or.id)
Bandarlampung, (ANTARA Lampung) - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Radin Intan Lampung akan menggelar "Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) XVI, pada Selasa (1/11) 2016 di Hotel Novotel yang dibuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
"Acara dibuka langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, bertempat di Novotel dan tiga hari berikutnya acara di kampus," kata Ketua Panitia AICIS ke-XVI Wan Jamaludin di Bandarlampung, Senin.
Ia mengatakan, tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini ialah ingin mengembangkan sumber daya manusia Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), serta memberikan manfaat positif bagi masyarakat Islam secara keseluruhan.
Ia melanjutkan, tujuan dari kegiatan ini untuk penguatan kelembagaan PTKIN yang harapannya untuk menyumbangkan sumbangsih dalam peradaban Islam dunia, sebab spirit Islam di Indonesia sangatlah beragam serta multietnis dengan menjunjung tinggi sifat toleransi.
"AICIS ini sebagai wujud dengan tampilnya wajah Islam sebagai alternatif dalam skala global, peserta yang akan tampil yakni ada 1.500 peserta mereka sivitas akademika dan masyarakat sipil yang terdiri atas 56 kampus Islam negeri atau swasta," kata dia.
Lalu akan ada perwakilan delegasi seluruh negara ditambah 20 narasumber dari luar negeri, akan tetapi sebelum mengikuti konferensi tentang agama Islam ini, memang peserta harus mengumpulkan makalah secara online.
"Isi makalah tersebut tentang keunggulan agama Islam di Indonesia, serta kontribusi yang telah dilakukan juga dengan agenda utama ialah seminar secara paralel," kata dia.
AICIS yang digelar di Lampung pada tahun ini sangat berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, jika kegiatan ini biasanya dilakukan di hotel untuk saat ini sengaja dilakukan di kampus.
Sementara itu, Rektor IAIN Raden Intan Moch Mukri mengatakan sangat mengapresiasi panitia yang menunjuk IAIN Radin Intan sebagai penyelenggara AICIS ke-XVI dan di Lampung ini dinilai cukup aman dalam penyelenggaraanya.
"Kita menginginkan peradaban dunia agar terlihat damai, jangan sampai Islam itu hitam putih dan kita harus menjunjung dengan jati diri Islam yang global dalam kontes kehidupan," kata dia.
Menurutnya, Islam di Indonesia sangatlah harmonis di mata dunia sebab agama ini dikenal damai dalam kehidupan, serta hidup keberagaman bersama agama lain di negara ini.*
"Acara dibuka langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, bertempat di Novotel dan tiga hari berikutnya acara di kampus," kata Ketua Panitia AICIS ke-XVI Wan Jamaludin di Bandarlampung, Senin.
Ia mengatakan, tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini ialah ingin mengembangkan sumber daya manusia Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), serta memberikan manfaat positif bagi masyarakat Islam secara keseluruhan.
Ia melanjutkan, tujuan dari kegiatan ini untuk penguatan kelembagaan PTKIN yang harapannya untuk menyumbangkan sumbangsih dalam peradaban Islam dunia, sebab spirit Islam di Indonesia sangatlah beragam serta multietnis dengan menjunjung tinggi sifat toleransi.
"AICIS ini sebagai wujud dengan tampilnya wajah Islam sebagai alternatif dalam skala global, peserta yang akan tampil yakni ada 1.500 peserta mereka sivitas akademika dan masyarakat sipil yang terdiri atas 56 kampus Islam negeri atau swasta," kata dia.
Lalu akan ada perwakilan delegasi seluruh negara ditambah 20 narasumber dari luar negeri, akan tetapi sebelum mengikuti konferensi tentang agama Islam ini, memang peserta harus mengumpulkan makalah secara online.
"Isi makalah tersebut tentang keunggulan agama Islam di Indonesia, serta kontribusi yang telah dilakukan juga dengan agenda utama ialah seminar secara paralel," kata dia.
AICIS yang digelar di Lampung pada tahun ini sangat berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, jika kegiatan ini biasanya dilakukan di hotel untuk saat ini sengaja dilakukan di kampus.
Sementara itu, Rektor IAIN Raden Intan Moch Mukri mengatakan sangat mengapresiasi panitia yang menunjuk IAIN Radin Intan sebagai penyelenggara AICIS ke-XVI dan di Lampung ini dinilai cukup aman dalam penyelenggaraanya.
"Kita menginginkan peradaban dunia agar terlihat damai, jangan sampai Islam itu hitam putih dan kita harus menjunjung dengan jati diri Islam yang global dalam kontes kehidupan," kata dia.
Menurutnya, Islam di Indonesia sangatlah harmonis di mata dunia sebab agama ini dikenal damai dalam kehidupan, serta hidup keberagaman bersama agama lain di negara ini.*
Pewarta : Roy BP
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polisi tahan lima tersangka terkait kasus kematian mahasiswa IAIN Gorontalo
18 January 2024 19:18 WIB, 2024
Seorang mahasiswa IAIN Salatiga meninggal dunia usai kegiatan Mapala
14 January 2022 13:37 WIB, 2022
Ratusan mahasiwa IAIN Bengkulu jalani prosesi wisuda di lapangan terbuka
10 September 2020 13:27 WIB, 2020