DPR Tunda Pengesahan RUU DOB
Senin, 29 September 2014 19:13 WIB
Indeks Integritas Pemerintah Kota Metro dan Ketiga Unit Layanan (Grafis: Pemkot/Bappeda Kota Metro/Dok).
Jakarta (ANTARA Lampung - DPR menunda pengesahan Rancangan Undang-Undang Daerah Otonom Baru (RUU DOB) dan menyerahkan pengesahannya kepada anggota DPR periode 2014-2019.
"Dengan berbagai pertimbangan maka kami amanatkan untuk dilanjutkan pada periode berikutnya dan jika kami lanjutkan kami tidak bisa memberi jaminan untuk ke depannya" kata Ketua Komisi II DPR Agun Gunanjar di Jakarta, Senin.
Penundaan pengesahan RUU DOB itu memicu kericuhan di depan Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan. Sejumlah orang perwakilan dari berbagai daerah seperti Papua, Jawa Barat, Kalimantan, dan Sumatera melakukan orasi menuntut disahkannya RUU DOB.
"Sahkan UU DOB sekarang juga, hidup Indonesia," teriak mereka.
Aparat keamanan yang terdiri dari polisi dan satuan keamanan internal DPR bersiaga dengan membentuk barikade di depan pintu masuk gedung tersebut.
Terlihat pula aparat kemanan yang bersiaga di belakang para perwakilan dari daerah. Aparat tersebut berada di halaman Gedung Nusantara II.
Sementara itu melalui layar televisi yang terpasang di luar gedung terlihat anggota dewan yang saat ini masih berada di ruangan rapat paripurna masih membahas RUU DOB tersebut.
Dalam sidang itu sejumlah anggota dewan melakukan interupsi, sebagian menginginkan agar DPR mengesahkan RUU DOB dan sebagian yang lain menolak pengesahan.
"Dengan berbagai pertimbangan maka kami amanatkan untuk dilanjutkan pada periode berikutnya dan jika kami lanjutkan kami tidak bisa memberi jaminan untuk ke depannya" kata Ketua Komisi II DPR Agun Gunanjar di Jakarta, Senin.
Penundaan pengesahan RUU DOB itu memicu kericuhan di depan Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan. Sejumlah orang perwakilan dari berbagai daerah seperti Papua, Jawa Barat, Kalimantan, dan Sumatera melakukan orasi menuntut disahkannya RUU DOB.
"Sahkan UU DOB sekarang juga, hidup Indonesia," teriak mereka.
Aparat keamanan yang terdiri dari polisi dan satuan keamanan internal DPR bersiaga dengan membentuk barikade di depan pintu masuk gedung tersebut.
Terlihat pula aparat kemanan yang bersiaga di belakang para perwakilan dari daerah. Aparat tersebut berada di halaman Gedung Nusantara II.
Sementara itu melalui layar televisi yang terpasang di luar gedung terlihat anggota dewan yang saat ini masih berada di ruangan rapat paripurna masih membahas RUU DOB tersebut.
Dalam sidang itu sejumlah anggota dewan melakukan interupsi, sebagian menginginkan agar DPR mengesahkan RUU DOB dan sebagian yang lain menolak pengesahan.
Pewarta : Rendhik Andika
Editor : M. Tohamaksun
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kabupaten Sungkai Bunga Mayang disetujui DPRD Lampung, Panitia Pemekaran Lampung Tenggara ucapkan selamat
23 April 2025 23:10 WIB, 2025
Gubernur Lampung: Pemekaran daerah jadi langkah untuk percepat pembangunan
23 April 2025 19:46 WIB, 2025
Pemkab Lamtim beri aset tanah di Muara Gading Mas sebagai calon ibu kota DOB Lampung Tenggara
17 February 2025 17:11 WIB, 2025
Panitia Pemekaran desak lagi DPRD Lamtim paripurnakan persetujuan DOB Lampung Tenggara
14 February 2025 14:34 WIB, 2025
DPRD Lampung Timur, eksekutif, panitia pemekaran RDP bahas persetujuan Lampung Tenggara
06 February 2025 23:55 WIB, 2025
Panitia pemekaran temui lagi DPRD Lampung Timur pertanyakan persetujuan Lampung Tenggara
03 February 2025 23:36 WIB, 2025
Sekretaris panitia sebut pembentukan DOB Lampung Tenggara telah melalui kajian
26 January 2025 1:19 WIB, 2025
Panitia sebut lokasi kantor DOB Lampung Tenggara di Labuhan Maringgai
13 January 2025 18:12 WIB, 2025