BEM Unila Gelar Dialog Kebangsaan
Sabtu, 7 Desember 2013 10:39 WIB
Gedung Rektorat Kampus Universitas Lampung (Unila), di Gedung Meneng, Kota Bandarlampung. (Foto ANTARA Dok/M.Tohamaksun).
Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lampung menggelar dialog kebangsaan mencari pemimpin dari kampus untuk Indonesia dengan mengundang sejumlah tokoh nasional, di Kampus Universitas Lampung di Bandarlampung, Sabtu.
Presiden BEM KBM Unila, Nanda Satriana, didampingi Pengurus BEM Unila, Muhammad Akbar dan Ridwan Kusuma, menyatakan dalam dialog yang digelar di Gedung Serba Guna Unila itu menghadirkan empat tokoh nasional.
Empat tokoh itu adalah Irman Gusman (Ketua Dewan Perwakilan Daerah), Wiranto (Ketua Umum Partai Hanura), Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta, dan Isran Noor, Bupati Kutai Timur yang juga Ketua Umum Asosiasi Pemeritah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi).
"Kami sengaja mengundang para tokoh nasional yang memiliki potensi menjadi pemimpin Indonesia saat ini," kata Nanda pula.
Semula panitia juga akan mengundang sejumlah tokoh nasional lainnya, selain empat tokoh tersebut, antara lain Menko Perekonomian yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan beberapa tokoh potensial lainnya.
Namun hingga menjelang pelaksanaan dialog, panitia dapat memastikan empat tokoh nasional itu yang dapat menghadiri dialog di Kampus Unila.
Menurut Nanda, para tokoh yang diundang itu setidaknya mewakili tiga alternatif calon pemimpin Indonesia ke depan yang mewakili tokoh muda potensial, tokoh senior, dan tokoh alternatif.
"Kami juga mengundang ribuan mahasiswa dan masyarakat umum untuk hadir dalam dialog kebangsaan ini," ujar Nanda lagi.
Presiden BEM KBM Unila, Nanda Satriana, didampingi Pengurus BEM Unila, Muhammad Akbar dan Ridwan Kusuma, menyatakan dalam dialog yang digelar di Gedung Serba Guna Unila itu menghadirkan empat tokoh nasional.
Empat tokoh itu adalah Irman Gusman (Ketua Dewan Perwakilan Daerah), Wiranto (Ketua Umum Partai Hanura), Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta, dan Isran Noor, Bupati Kutai Timur yang juga Ketua Umum Asosiasi Pemeritah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi).
"Kami sengaja mengundang para tokoh nasional yang memiliki potensi menjadi pemimpin Indonesia saat ini," kata Nanda pula.
Semula panitia juga akan mengundang sejumlah tokoh nasional lainnya, selain empat tokoh tersebut, antara lain Menko Perekonomian yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan beberapa tokoh potensial lainnya.
Namun hingga menjelang pelaksanaan dialog, panitia dapat memastikan empat tokoh nasional itu yang dapat menghadiri dialog di Kampus Unila.
Menurut Nanda, para tokoh yang diundang itu setidaknya mewakili tiga alternatif calon pemimpin Indonesia ke depan yang mewakili tokoh muda potensial, tokoh senior, dan tokoh alternatif.
"Kami juga mengundang ribuan mahasiswa dan masyarakat umum untuk hadir dalam dialog kebangsaan ini," ujar Nanda lagi.
Pewarta : Budisantoso Budiman
Editor : M. Tohamaksun
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Akademisi: Operasional RDMP Balikpapan dinilai jadi kunci swasembada energi
23 January 2026 19:01 WIB
Polda Lampung gandeng Unila untuk penanganan sengketa lahan di Tulang Bawang
21 January 2026 16:08 WIB
Guru Besar Unila tegaskan pentingnya regulasi karbon di kawasan konservasi Lampung
19 January 2026 19:59 WIB
Pakar: Penempatan Polri di bawah Presiden desain final reformasi kelembagaan
13 January 2026 15:09 WIB
Unila perkuat ekosistem riset dan pengabdian lewat FGD dengan mitra strategis
29 November 2025 12:08 WIB