Logo Header Antaranews Lampung

FKIP Unila luncurkan buku Bunga Rampai untuk tingkatkan mutu pendidikan

Kamis, 29 Januari 2026 13:22 WIB
Image Print
Dekan FKIP Dr Albet Maydiantoro, saat memberikan sambutan dalam kegiatan Dies Natalis ke-58. Bandarlampung, Kamis (29/1/2026). ANTARA/Dian Hadiyatna
Buku Bunga rampai ini merupakan wujud kontribusi intelektual para Guru Besar FKIP yang merespons berbagai tantangan dinamika pendidikan yang terus berkembang

Bandarlampung (ANTARA) - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) meluncurkan buku Bunga Rampai sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan khususnya di provinsi ini.

"Pada momentum Dies Natalis ke-58 FKIP bakal meluncurkan buku Bunga Rampai yang berjudul 'Pemikiran Strategis Guru Besar FKIP Unila Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Lampung'," kata Dekan FKIP Dr Albet Maydiantoro di Bandarlampung, Kamis.

Ia mengatakan bahwa buku tersebut disusun dalam rangka Dies Natalis ke-58 yang menjadi momentum strategi untuk merefleksikan perjalanan akademik dan meningkatkan kontribusi keilmuan serta merumuskan pemikiran FKIP dalam meningkatkan pendidikan di masa datang.

"Buku Bunga rampai ini merupakan wujud kontribusi intelektual para Guru Besar FKIP yang merespons berbagai tantangan dinamika pendidikan yang terus berkembang," kata dia.

Ia menyampaikan bahwa saat ini di FKIP Unila terdapat 24 Guru Besar yang memiliki pemikiran di bidang ilmunya masing-masing yang sangat luar biasa.

"Buku tersebut memuat pemikiran Guru Besar yang disusun berdasarkan bidang kepakaran masing-masing. Pemikiran yang tertuang dalam buku ini tidak hanya mempresentasikan kedalaman keilmuan dan kepakaran akademik tetapi juga mencerminkan kepedulian serta tanggung jawab sivitas akademika FKIP terhadap mutu pendidikan di Lampung," kata dia.

Ia pun berharap dengan kegiatan ini semua pemikiran Guru Besar FKIP dirangkum dalam sebuah buku sebagai pemikiran strategis yang kemudian akan lahir rekomendasi - rekomendasi akademik dan gagasan strategis yang tidak berhenti pada tataran diskursus atau wacana semata, tetapi dapat ditindaklanjuti dalam bentuk program dan kebijakan dalam hal praktik pendidikan yang berdampak kepada masyarakat luas.

"Kita ketahui tantangan saat ini di Lampung Angka Partisipasi Kasar (APK) rendah, jadi bagaimana hal ini harus sama-sama dicarikan solusi dengan setiap institusi dan insan memberikan sumbangsih pemikiran sehingga ke depan APK di provinsi kita jauh lebih baik lagi," kata dia.


Baca juga: Unila perkuat ekosistem riset dan pengabdian lewat FGD dengan mitra strategis

Baca juga: Unila peroleh tujuh penghargaan Anugerah Diktisaintek 2025

Baca juga: Unila masuk 10 besar nasional indeksasi jurnal di sistem Garuda



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026