Bandarlampung (ANTARA) - Kegiatan Kejuaraan Karate INTAR Piala Rektor Universitas Lampung (Unila) resmi diikuti oleh 1.107 karateka pada 27-28 November 2025 bekerja sama dengan Institut Karate-Do Indonesia (INKAI).
Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan kualitas olah raga karate di lingkungan Unila dan sekitarnya, sekaligus membuka peluang untuk menjaring bibit-bibit atlet unggul yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor Unila Prof Dr Ir Lusmeilia Afriani DEA, IPM, ASEAN Eng serta Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Dr Lukman Pura.
Selain itu turut hadir, Brigjen TNI Andrian Susanto, SIP M.Han, M.Ipol, perwakilan Kapolda Lampung, dan Panglima Komandan Daerah Militer XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi.
Selanjutnya hadir pula Ketua Umum INKAI Lampung Ulul Azmi Soltiansa bersama para tamu undangan, dewan guru, para sensei, pelatih, wasit, dan para atlet.
Dalam kesempatan ini, Prof Dr Ir Lusmeilia Afriani menyampaikan kejuaraan ini merupakan kejuaraan karate perdana yang terkurasi Puspresnas dan pertama kali diselenggarakan di Unila sehingga menjadi momentum baru bagi penguatan sportivitas di lingkungan kampus.
"Kejuaraan ini adalah kejuaraan karate perdana yang terkurasi Puspresnas dan pertama kali kita laksanakan di Universitas Lampung, sehingga menghadirkan suasana sportivitas yang berbeda di lingkungan kampus," ujarnya.
Sementara itu, Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan para peserta bukan hanya disiapkan sebagai atlet, tetapi juga sebagai penerus semangat karate ke depan.
"Adik-adik di sini bukan hanya menjadi atlet, tetapi juga menjadi penerus semangat karate. Menjadi juara itu bukan soal mengalahkan lawan, tetapi mengalahkan ego dan selalu menjunjung tinggi sportivitas," ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menegaskan, tujuan tertinggi bela diri bukan semata soal menang atau kalah, tetapi membentuk generasi yang mampu mengenali emosi, menjaga disiplin, dan memahami bahwa setiap atlet lahir dari proses panjang.
