
Pangdam XXI/Raden Inten tekankan nilai spiritual sebagai fondasi tugas prajurit

Pengabdian yang dilandasi iman akan melahirkan integritas dan semangat yang jauh lebih kuat
Bandarlampung (ANTARA) - Panglima Kodam XXI/Raden Inten, Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi, menegaskan bahwa nilai-nilai spiritual dan keimanan merupakan fondasi utama bagi setiap prajurit dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Safari Ramadhan dan Peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah di Aula Sudirman, Makodam XXI/Raden Inten, Selasa sore (17/3).
Pangdam mengatakan bahwa peringatan Nuzulul Quran bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat agar prajurit menjadikan Alquran sebagai kompas moral. Menurut dia, integritas seorang prajurit sangat bergantung pada kekuatan spiritualnya.
"Jadikan Alquran sebagai pedoman dalam kehidupan, baik sebagai prajurit, aparatur negara, maupun anggota masyarakat. Pengabdian yang dilandasi iman akan melahirkan integritas dan semangat yang jauh lebih kuat," kata Mayjen TNI Kristomei.
Ia menjelaskan keimanan yang kuat menjadi benteng bagi prajurit dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.
Oleh karena itu, momentum Ramadhan harus dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi antara pimpinan dan bawahan. Selain itu, mengimplementasikan nilai-nilai luhur agama dalam setiap tindakan sebagai aparatur negara perlu dilakukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
Dalam kesempatan ini, Pangdam juga mengucapkan selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh prajurit, PNS, serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana.
Ia berharap momentum kemenangan ini menjadi titik awal peningkatan kualitas kinerja yang lebih profesional dan religius.
Baca juga: Pangdam XXI/Raden Inten resmikan Jembatan Garuda di Pringsewu
Baca juga: Pangdam XXI sebut pembangunan KDMP Lampung telah capai 40 persen
Baca juga: Kodam XXI/Radin Inten luncurkan aplikasi Centurion 21 untuk ketahanan pangan
Pewarta : Ardiansyah
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
