Logo Header Antaranews Lampung

Kodam XXI/Radin Inten luncurkan aplikasi Centurion 21 untuk ketahanan pangan

Kamis, 29 Januari 2026 21:50 WIB
Image Print
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi memberikan keterangan pers. di Bandarlampung, Kamis (29/1/2026). ANTARA/Dian Hadiyatna
Aplikasi ini diluncurkan untuk mendukung pendataan, pemetaan, dan pendampingan sektor pertanian secara terintegrasi guna memperkuat ketahanan pangan nasional

Bandarlampung (ANTARA) - Kodam XXI/Radin Inten meluncurkan aplikasi Centurion 21, yang merupakan inovasi digital berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk mendukung penguatan ketahanan pangan nasional.

"Aplikasi ini diluncurkan untuk mendukung pendataan, pemetaan, dan pendampingan sektor pertanian secara terintegrasi guna memperkuat ketahanan pangan nasional," kata Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, di Bandarlampung, Kamis.

Ia mengatakan Centurion 21 merupakan aplikasi digital pertama di lingkungan TNI Angkatan Darat (AD) yang secara khusus dirancang untuk mendukung program ketahanan pangan nasional berbasis data.

"Melalui aplikasi ini, kami mendata berbagai sektor pertanian yang ada di wilayah. Data tersebut menjadi dasar dalam membantu upaya ketahanan pangan,” kata Kristomei.

Ia menjelaskan aplikasi tersebut berfungsi membantu Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam melakukan pendampingan kepada masyarakat di wilayah binaan masing-masing.

"Dengan aplikasi tersebut, Babinsa dapat memetakan potensi wilayah untuk pengembangan tanaman pangan seperti padi, sektor perkebunan, hingga perikanan dan peternakan," kata dia.

Selain sebagai alat pendampingan, kata dia, aplikasi ini juga dimanfaatkan sebagai sarana pelaporan dan pengendalian kinerja Babinsa di lapangan. Data yang dikumpulkan diharapkan dapat menjadi bahan rujukan bagi pemerintah daerah dalam penyusunan kebijakan.

"Ini juga menjadi alat kontrol kami terhadap kinerja prajurit di wilayah. Data yang dikumpulkan nantinya bisa dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dalam pengambilan kebijakan," ujarnya.

Menurut dia, pengembangan aplikasi Centurion 21 bermula dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung pengentasan kemiskinan dan ketahanan pangan nasional.

"Terkait keamanan data, kami memastikan seluruh informasi yang tersimpan dalam aplikasi Centurion 21 aman dan tidak berpotensi bocor," katanya.

Pangdam pun menegaskan bahwa akses terhadap data penting dibatasi dan hanya dapat digunakan oleh pihak internal Kodam XXI/Radin Inten sesuai kewenangan.

"Keamanan data menjadi perhatian utama kami. Akses terhadap data-data penting dibatasi dan hanya dapat digunakan oleh pihak yang berwenang,” kata dia.


Baca juga: Kodam XXI: Aplikasi Lapor Pangdam jadi bentuk keterbukaan informasi

Baca juga: Pangdam XXI/Radin Inten: Pentas seni budaya perkuat persatuan bangsa

Baca juga: Pangdam XXI: Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Tanggamus capai 45 persen



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026