
Bulog Lampung pastikan stok minyak goreng tersedia jelang Lebaran

Perum Bulog memastikan ketersediaan stok bahan pangan pokok, khususnya beras serta minyak goreng dalam kondisi sangat aman dan mencukupi.
Bandarlampung (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Lampung memastikan bahwa stok minyak goreng di wilayahnya tetap tersedia dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Lebaran 2026.
"Perum Bulog memastikan ketersediaan stok bahan pangan pokok, khususnya beras serta minyak goreng dalam kondisi sangat aman dan mencukupi. Selain Lebaran juga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun," ujar Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Lampung Rindo Safutra di Bandarlampung, Rabu.
Ia mengatakan ketersediaan pasokan minyak goreng ini tersedia untuk konsumsi masyarakat melalui dukungan kebijakan penugasan Domestic Market Obligation (DMO).
"Kami memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga. Ini didukung oleh kebijakan Domestic Market Obligation dari Kementerian Perdagangan yang menetapkan alokasi bagi Bulog sekitar 46 juta liter Minyakita setiap bulan," katanya.
Pihaknya pun terus berkoordinasi dengan produsen minyak untuk menambah pasokan minyak ke Bulog, serta membantu pendampingan dengan dinas perindustrian serta perdagangan kepada pedagang untuk menginput SIMIRAH serta melengkapi Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk memperlancar distribusi.
Selain itu, ia juga memastikan ketersediaan stok cadangan beras pemerintah di Lampung yang jumlahnya mencapai 177.856 ton.
"Jumlah tersebut diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan kegiatan penyerapan gabah dan beras dalam negeri yang tengah berlangsung di semua daerah. Serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan di wilayah Lampung," ucap dia.
Saat ini, ketersediaan bahan pokok lainnya juga terpantau mencukupi. Berdasarkan pemantauan di lapangan, harga berbagai komoditas bahan pangan relatif stabil dan terkendali di pasaran.
"Kami bersama pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, termasuk melalui penguatan distribusi, penyerapan produksi dalam negeri, serta pelaksanaan berbagai program stabilisasi pangan," tambahnya.
RIndo pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan, dalam menghadapi momentum Hari Besar Keagamaan Nasional Lebaran 2026.
Diketahui stok MinyaKita yang tersimpan di Bulog Kanwil Lampung ada sebanyak 48.042 liter per 6 Februari 2026, sedangkan pasokan di Februari kemarin ada sebanyak 402.600 liter.
Saluran distribusi MinyaKita dilakukan melalui pasar Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) sebanyak 89.400 liter, pasar non SP2KP sebanyak 146 liter, dan Koperasi Desa Merah Putih atau Rumah Pangan Kita atau toko sebanyak 252.074 liter.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
