Gubernur Lampung pastikan disabilitas punya hak dan ruang yang sama

id Disabilitas Lampung, Pemprov lampung, kesetaraan bagi disabilitas

Gubernur Lampung pastikan disabilitas punya hak dan ruang yang sama

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat melantik pengurus Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung. ANTARA/HO-Pemprov Lampung.

Pemerintah daerah memiliki komitmen kuat untuk terus menghadirkan ruang yang adil dan setara bagi seluruh masyarakat terutama bagi penyandang disabilitas yang ada di Provinsi Lampung

Bandarlampung (ANTARA) - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memastikan penyandang disabilitas di daerahnya memiliki hak dan ruang yang sama.

"Pemerintah daerah memiliki komitmen kuat untuk terus menghadirkan ruang yang adil dan setara bagi seluruh masyarakat terutama bagi penyandang disabilitas yang ada di Provinsi Lampung," ujar Rahmat Mirzani Djausal berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Sabtu.

Ia mengatakan setiap warga termasuk penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk hidup, belajar, bekerja, berinovasi, dan berkontribusi bagi daerah.

"Mereka bukan hanya bagian dari keluarga besar masyarakat, tetapi juga potensi besar yang bisa membawa perubahan positif," kata dia.

Gubernur menjelaskan sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk menghadirkan fasilitas yang ramah disabilitas dan membuka akses yang adil di berbagai sektor.

"Penyandang disabilitas merupakan bagian tak terpisahkan dari rakyat Lampung dan harus memperoleh hak yang sama sebagaimana warga lainnya dan kami memastikan itu semua terwujud," ucapnya.

Oleh karena itu, ia meminta Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL) untuk terus mengidentifikasi peluang dan akses yang dapat diperkuat, sehingga penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama dalam berbagai bidang.

"Kami meyakini bahwa setiap individu memiliki kelebihan yang bisa dioptimalkan. Saya sangat yakin ketika seseorang memiliki kekurangan di satu sisi, pasti ada kelebihan di sisi lainnya. Tugas kita adalah memberi ruang agar potensi itu bisa berkembang," ujar dia.

Salah satu langkah nyata dalam memberikan akses kesempatan bagi disabilitas agar dapat menjadi tenaga kerja yang telah berjalan adalah melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membuka peluang kerja bagi disabilitas.

"Keberadaan dapur SPPG ini menjadikan Lampung sebagai provinsi pertama di Indonesia yang mempekerjakan penyandang disabilitas. Dapur SPPG pertama di Indonesia yang menyerap tenaga kerja disabilitas itu tepatnya ada di Kota Metro," ucap dia.

Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mengembangkan potensi penyandang disabilitas melalui peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, program kewirausahaan, hingga penyediaan fasilitas publik yang mudah diakses.

"Dukungan pemerintah akan selalu hadir untuk memastikan penyandang disabilitas dapat mandiri dan aktif berkontribusi. Pemerintah Provinsi Lampung akan selalu mendukung dan mengembangkan potensi mereka. Ketika komunitas disabilitas maju, masyarakat Lampung pun maju bersama," tegasnya.

Gubernur berharap Lampung dapat menjadi provinsi yang peduli dan menghargai keberagaman, di mana setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan berkontribusi bagi daerah.

Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung Jihan Nurlela menambahkan penyandang disabilitas adalah bagian dari semangat pembangunan di Provinsi Lampung. Mereka adalah bagian dari nafas pembangunan yang kita jalani bersama.

Ia menekankan bahwa PKDL hadir sebagai pemantik semangat bagi seluruh masyarakat, dan jangan ada satu pun kelompok yang tertinggal, terutama penyandang disabilitas.

"Momentum ini sangat berharga, sebagai penyulut semangat bagi pengurus, donatur, dan seluruh lapisan masyarakat. Kita harus pastikan bahwa penyandang disabilitas tidak luput dari perhatian kita semua," ucapnya.

Ia mengungkapkan tantangan besar yang masih dihadapi oleh penyandang disabilitas meliputi kesulitan mendapatkan akses pendidikan, kesehatan dan rehabilitasi yang belum merata di seluruh wilayah.

"Ini adalah tantangan yang harus kita kawal bersama. Kita harus memastikan hak-hak teman-teman penyandang disabilitas dapat terpenuhi, agar mereka bisa memiliki kesempatan yang sama dengan kita," tambahnya.

Menurut dia, penyandang disabilitas memiliki potensi yang luar biasa. Mereka memiliki bakat dan tekad yang kuat, dan yang dibutuhkan hanyalah akses, kesempatan yang setara di lingkungan yang ramah dan terbuka.

"Kami tidak ingin membangun Lampung tanpa teman-teman disabilitas. Mereka adalah kekuatan yang luar biasa," kata dia.

Baca juga: Gubernur Lampung: Tarik potensi wisata daerah melalui komoditas kopi

Baca juga: Gubernur Lampung sebut setiap investasi wajib serap tenaga kerja lokal

Baca juga: Gubernur Lampung sebut riset dan inovasi kunci optimalkan potensi daerah

Pewarta :
Editor : Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.