BPJN Lampung siapkan sejumlah alat berat di ruas jalan nasional rawan bencana

id Antisipasi bencana, jalan nasional Lampung, bpjn lampung

BPJN Lampung siapkan sejumlah alat berat di ruas jalan nasional rawan bencana

Kegiatan apel kesiapsiagaan instansi vertikal dibawah Kementerian Pekerjaan Umum di Lampung. ANTARA/HO-Humas BBWS Lampung

Prinsipnya koordinasi dengan pemerintah daerah telah dilaksanakan. Dengan langkah sinergi ini kalau terjadi bencana longsor atau banjir, maka bisa melakukan penanganan lebih cepat

Bandarlampung (ANTARA) - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung menyiapkan sejumlah alat berat di beberapa titik di ruas jalan nasional yang rawan bencana di provinsi tersebut.

"Prinsipnya koordinasi dengan pemerintah daerah telah dilaksanakan. Dengan langkah sinergi ini kalau terjadi bencana longsor atau banjir, maka bisa melakukan penanganan lebih cepat. Persiapan yang sudah kami lakukan adalah dengan menyediakan peralatan di beberapa wilayah, khususnya yang sering terjadi bencana alam," ujar Kepala BPJN Lampung M. Ali Duhari di Bandarlampung, Jumat.

Ia mengatakan alat berat seperti ekskavator telah disiapsiagakan di daerah rawan longsor seperti Kabupaten Lampung Barat, Pesisir Barat, dan Tanggamus.

"Infrastruktur jalan yang sering terjadi longsor ada di wilayah Lampung Barat, Pesisir Barat dan Tanggamus. Serta ada beberapa titik longsor yang sudah dilakukan penanganan, seperti penanganan permanen di sekitar Liwa, Kabupaten Lampung Barat," katanya.

Dia melanjutkan, untuk mengantisipasi titik longsor dari lereng yang berada di sempadan jalan, telah disiapkan peralatan darurat untuk membuka ruas jalan bila terjadi longsor agar arus lalu lintas tetap lancar.

"Persiapan ini juga dilakukan untuk menyambut Natal dan Tahun Baru, selain juga mempersiapkan langkah tanggap darurat terhadap bencana. Kami telah menyiapkan juga jalur untuk mempersiapkan arus perjalanan di Natal dan Tahun baru. Saat ini sudah disiapkan bahan-bahan material pendukung dalam perbaikan jalan dan menyiapkan peralatan untuk antisipasi kejadian tersebut," ucap dia.

Ia menambahkan, seluruh jajaran Kementerian Pekerjaan Umum dan pihak terkait siap bersinergi, jika terjadi bencana agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

"Jajaran semua di bawah Kementerian Pekerjaan Umum selalu siaga 24 jam dalam tujuh hari, dan secara nasional Kementerian Pekerjaan Umum telah menyiapkan 5.755 unit alat berat serta 382.044 unit bahan, untuk mengantisipasi banjir seperti bronjong dan geobag. Persiapan ini dilakukan di seluruh wilayah Indonesia termasuk Lampung," tambahnya.

Selain itu seluruh instansi di bawah Kementerian Pekerjaan Umum juga akan menyediakan call center khusus agar masyarakat dapat dengan mudah melaporkan situasi bencana dan meminta bantuan langsung.

Pewarta :
Editor : Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.