Lampung siapkan tim URC dan alat berat di ruas jalan rawan bencana

id Infrastruktur lampung, antisipasi longsor, jalan lampung

Lampung siapkan tim URC dan alat berat di ruas jalan rawan bencana

Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung Muhammad Taufiqullah tengah meninjau drainase yang hendak di perbaiki. (ANTARA/HO-BMBK Lampung)

Adanya periode libur Natal dan Tahun Baru, tentu mobilitas masyarakat untuk melewati jalan-jalan provinsi semakin tinggi

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Bina Marga Bina Konstruksi (BMBK) telah menyiapkan tim Unit Reaksi Cepat (URC) serta alat berat di sejumlah ruas jalan provinsi yang rawan terdampak bencana alam selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

"Adanya periode libur Natal dan Tahun Baru, tentu mobilitas masyarakat untuk melewati jalan-jalan provinsi semakin tinggi. Jadi kami sudah melakukan sejumlah persiapan seperti melakukan perbaikan jalan dan kegiatan ini sudah selesai semua, tinggal pengerjaan perbaikan jembatan yang sisa empat lagi," ujar Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung Muhammad Taufiqullah di Bandarlampung, Rabu.

Dalam mendukung kelancaran transportasi pada akhir tahun pihaknya telah meminta UPTD bersiap menyediakan sejumlah peralatan.

"Akhir tahun ini biasanya kendaraan yang melintas ramai, apalagi sedang musim hujan. Maka perlu dilakukan langkah antisipasi, terutama untuk ruas jalan provinsi yang rawan terdampak banjir atau longsor. Kami sudah minta ke UPTD agar menyiapkan alat berat serta peralatan pendukung lainnya," kata Muhammad Taufiqullah.

Selain itu pihaknya telah menyediakan tim URC di sejumlah titik jalan provinsi yang rawan longsor dan banjir di beberapa kabupaten.

"Kami sudah berkoordinasi dengan tim agar alat berat dipersiapkan, sehingga kalau misalkan ada longsor dan lain-lain hal, tim bisa cepat diturunkan. Alat-alat sudah ada di UPTD 5 dan UPTD 1, tepatnya di Pesawaran, kita sudah siapkan untuk itu, terutama untuk daerah rawan longsor," ucap dia.

Ia merinci sejumlah ruas jalan provinsi yang rawan terdampak longsor ada di Kabupaten Tanggamus, Pesawaran, Lampung Barat, dan Pesisir Barat, karena kondisi geografis yang berbukit dan memiliki banyak lereng di kiri kanan ruas jalan.

"Kemudian untuk ruas jalan provinsi yang rawan terdampak banjir itu lebih banyak di daerah Tulang Bawang, tapi hingga saat ini belum begitu tinggi dan tidak terlalu besar luapan airnya," kata dia.

Taufiqullah melanjutkan persiapan serta langkah antisipasi tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mencegah adanya ruas jalan provinsi yang terputus, sehingga mengganggu mobilitas masyarakat antar daerah.

"Kalau arusnya terputus, maka distribusi barang atau makanan akan terhambat. Lalu ini akan berpengaruh terhadap konsumsi masyarakat, sehingga di periode akhir tahun ini kami mempersiapkan jalur transportasi dengan baik, jangan sampai putus pada saat ada bencana alam," ucapnya.

Pewarta :
Editor : Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.