Gubernur siapkan Lampung jadi lumbung protein nabati dan hewani

id Peternakan lampung, produksi ternak lampung, Pemprov lampung

Gubernur siapkan Lampung jadi lumbung protein nabati dan hewani

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat memantau proses vaksinasi rabies di UPTD Balai Pelayanan Kesehatan Hewan dan Laboratorium Pakan Lampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi

Kita tidak ragu menyebut Lampung lumbungnya protein Indonesia, karena banyak sumber protein hewani dan nabati yang dihasilkan oleh Lampung

Bandarlampung (ANTARA) - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan bahwa pemerintah daerah berupaya memperkuat Provinsi Lampung menjadi lumbung protein nabati dan hewani.

"Bulan Bakti Peternakan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan hewan, keamanan pangan, sekaligus memproduksi produk peternakan lokal Lampung yang berdaya saing. Hal ini untuk memperkuat swasembada protein hewani menuju Indonesia Emas 2045," ujar Gubernur di Bandarlampung, Jumat.

Ia mengatakan sektor peternakan bukan hanya mengenai hewan, tapi juga upaya mempertahankan pangan, dan menjaga gizi generasi muda, agar menjadi sumber daya manusia yang mumpuni.

"Kita tidak ragu menyebut Lampung lumbungnya protein Indonesia, karena banyak sumber protein hewani dan nabati yang dihasilkan oleh Lampung. Potensi tersebut akan terus ditingkatkan karena di sini adalah lumbung sapi, lumbung kambing, ayam, ikan, dan berbagai sumber protein lainnya," katanya pula.

Gubernur menjelaskan secara tidak langsung Provinsi Lampung tidak hanya memproduksi protein untuk daerah sendiri, melainkan juga menunjang konsumsi berbagai provinsi lain.

"Kebutuhan protein Indonesia yang didukung dari Lampung ini tentu perlu penguatan ekosistem, dengan cara menjalin kolaborasi antarberbagai pihak dalam meningkatkan produksi sumber protein di daerah," ujar dia lagi.

Menurut dia, tercatat populasi sapi potong di Lampung saat ini ada 820.000 ekor, kambing 1,9 juta ekor dan menjadi terbesar ketiga di Indonesia, produksi daging sapi mencapai 23.000 ton per tahun, produksi daging kambing hampir 6.000 ton.

"Kenapa ternaknya bisa banyak, karena banyak pakan yang tersedia di Lampung, dan salah satu sumber pakan yang ada di sini adalah jagung. Lampung punya kekuatan besar untuk menjadi lumbung ternak dengan ketersediaan pakan yang mencukupi juga," katanya pula.

Baca juga: Gubernur Lampung perkirakan anggaran Kampung Nelayan Rp25-30 miliar

Baca juga: Gubernur Lampung: Evaluasi terhadap pelaksanaan MBG terus dilakukan


Baca juga: Gubernur Lampung sebut hutan lindung jangan dirambah cegah bencana alam

Pewarta :
Editor : Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.