
PB PON 2024: Sumut tunjukkan progres yang baik

Medan (ANTARA) - Staf Khusus Panitia Besar (PB) PON XXI 2024 Aceh-Sumut, Cucu Somantri, menyebut Sumatera Utara terus menunjukkan progres yang baik dalam mempersiapkan ajang olahraga empat tahunan tersebut.
“Saya menilai Sumut itu lebih siap dibanding dengan tetangga kita. Baik dari sarana dan prasarana, ataupun kesiapan lainnya," ujarnya di Medan, Kamis.
Mantan Pangdam I Bukit Barisan itu juga menjelaskan persiapan fisik maupun non-fisik terus digenjot oleh Sumut. Termasuk persiapan venue-venue dan atlet yang akan bertarung pada PON 2024.
"Master plan untuk yang bakal dilakukan itu sudah ready. Kemudian venue-venue juga sudah siap. Artinya, Pak Gubernur sudah membuat suatu keputusan di mana saja venue-venue pelaksanaan kegiatan,” kata Cucu Soemantri.
Ia mengatakan PB PON wilayah Sumut yang diketuai Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sudah berkoordinasi sangat baik dengan pemerintah pusat dan KONI Pusat.
“Saya lihat dukungan Pak Gubernur ke KONI Sumut itu sudah luar biasa. Tinggal KONI, bagaimana melaksanakan teknisnya di lapangan untuk kesiapan penyelenggaraan. Boleh dikatakan, sebetulnya sudah sangat siap, tinggal memperhalus saja," ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Edy Rahmayadi mengatakan persiapan PON XXI di daerahnya sudah mencapai 44 persen.
"Semua dokumen telah selesai, yang harus dianggarkan di 2024 juga sudah, dengan kata lain perencanaan sudah selesai, anggaran tinggal menunggu ketok DPRD, sudah 44 persen.bIni saya cerita Sumut ya," ujarnya.
Ia menjelaskan untuk pembangunan stadion utama, saat ini dalam masa tender dan ditargetkan akan selesai pada Juni 2024.
“Stadion sedang tender, stadion juga pakai sistem tahun jamak, bulan Juni 2024 harus sudah jadi, kalau stadion atletik tahun 2023 ini harus sudah selesai, di situ nanti ada badminton, atletik dan martial art, begitu juga venue lainnya, harus selesai tahun ini,” kata Edy Rahmayadi
Pewarta : Anggi Luthfi Panggabean
Editor:
Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
