
Tim gabungan terus cari pemancing ikan yang tenggelam di Sungai Way Penet

Kami menyisir titik awal pemancing ikan itu tenggelam, dan akan diperluas sampai ke hilir.
Lampung Timur (ANTARA) - Tim gabungan dari Basarnas Lampung, Direktorat Polisi Air dan Udara Polda Lampung, Satuan Polisi Air dan Udara Polres Lampung Timur, dan TNI AL melanjutkan pencarian pemancing yang tenggelam di Sungai Way Penet, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur.
Pada Kamis ini merupakan hari kedua pencarian oleh tim SAR gabungan itu.
"Kami menyisir titik awal pemancing ikan itu tenggelam, dan akan diperluas sampai ke hilir," kata Kepala Pos SAR Bakauheni Febri Yanda, di lokasi pencarian pada Kamis pagi.
Febri menjelaskan skema pencariannya, tim SAR gabungan dibagi tiga, yaitu 1 tim rubber boat mencari mulai dari titik awal kejadian, dan menyisir pinggir sungai, 1 tim dari kepolisian dari hulu ke hilir sungai, 1 tim lagi menyusuri daratan.
"Tim yang di darat mengecek, siapa tahu korban minggir di pinggir sungai," katanya lagi.
Febri menyebutkan, Basarnas menurunkan 7 personiel, 1 mobil D-Max, truk, peralatan komunikasi, dan1 unit rubber boat,
"Itu ah yang dilakukan hari ini. Hari ini adalah hari kedua pencarian oleh tim SAR gabungan," katanya lagi.
Sebelumnya, seorang pemancing ikan tenggelam di Sungai Way Penet, Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur. Identitas pemancing ini bernama Arif, warga Dusun Sri Mulya, Desa Sadar Sriwijaya, Lampung Timur.
Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Pol Airud) Polres Lampung Timur AKP Yusmawardi, Rabu (4/1) malam menyebutkan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB.
AKP Yusmawardi menjelaskan kronologinya.
"Korban (Arif) dan saudara Surono memancing ke Sungai Way Penet, dan setiba di Way Penet, mereka berdua memancing di sungai.
Namun, karena tidak kunjung mendapat ikan, Arif memutuskan untuk menggunakan sampan milik Ridho (nelayan) untuk digunakan Arif menyeberangi sungai.
"Ridho sempat melarang karena sampan miliknya kecil dan bocor, namun Arif bersikukuh untuk meminjam sampan dan memutuskan untuk menggunakannya," katanya pula.
Kemudian, Arif mendayung sampan sampai tengah sungai. Sampai di tengah sungai, sampan atau perahu kecil itu bocor, sehingga air memenuhi sampan.
"Arif melompat ke sungai, Melihat hal tersebut, Ridho langsung berenang untuk menyelamatkan Arif, namun karena Arif tidak bisa berenang, Arif langsung hilang," katanya lagi.
Atas peristiwa itu, Surono dan Ridho melapor ke Kantor Polairud Polres Lampung Timur.
Baca juga: Satpolairud Polres Lampung Timur cari pemancing tenggelam di Sungai Way Penet
Baca juga: SAR Mataram temukan pemancing yang tenggelam di Pantai Semeti
Pewarta : Muklasin
Editor:
Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2026
