
Kemenhaj Lampung sebut delapan jamaah haji meninggal di tanah suci

Ya hingga kini ada delapan jamaah haji yang wafat di tanah suci
Bandarlampung (ANTARA) - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Lampung menyebutkan bahwa delapan jamaah haji asal provinsi itu meninggal dunia di tanah suci.
"Ya hingga kini ada delapan jamaah haji yang wafat di tanah suci. Dua di antaranya meninggal dunia sebelum melaksanakan ibadah haji," kata Kepala Kanwil Kemenhaj Lampung Ansori F Citra di Bandarlampung, Sabtu.
Ia mengatakan bahwa delapan jamaah haji yang wafat berasal dari Pringsewu dua orang, Lampung Utara dua orang, serta masing-masing satu orang dari Tanggamus, Mesuji, Tulang Bawang, dan Kota Bandarlampung.
"Mereka yang wafat akan mendapatkan asuransi sebesar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun ini," kata dia.
Ansori mengatakan bahwa untuk kelompok terbang (kloter) pertama Lampung yang sampai pada hari ini usai menjalankan ibadah suci semuanya lengkap dan tidak ada yang tertinggal karena sakit atau hal lainnya.
"Yang pulang jamaah haji bersama petugas berjumlah 439 sama seperti keberangkatan," katanya.
Menurutnya pelaksanaan haji tahun ini jauh lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu hal itu dapat dilihat dari jumlah jamaah yang wafat ataupun sakit.
"Tahun ini pelaksanaan haji jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu yang wafat ada 19 orang. Kemudian mereka yang sakit juga orangnya itu, tidak ada yang keluar masuk rumah sakit," kata dia.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
