Logo Header Antaranews Lampung

Tim SAR evakuasi mayat tanpa identitas di perairan Bakauheni, Lamsel

Selasa, 19 Mei 2026 20:36 WIB
Image Print
Tim SAR gabungan setelah melakukan evakuasi terhadap mayat tanpa identitas yang ditemukan di perairan Bakauheni, Selasa (19/5/2026) sore. ANTARA/HO-Basarnas Lampung
Iya benar, tim SAR telah mengevakuasi jenazah anonim yang berada di perairan sel Wika Beton, Bakauheni

Lampung Selatan (ANTARA) - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan mengevakuasi sesosok mayat tanpa identitas yang ditemukan mengapung di perairan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan (lamsel), Provinsi Lampung, Selasa.

Kepala Pos SAR Bakauheni Basarnas Lampung Rezie Kuswara di Kalianda Selasa, mengatakan jasad tersebut pertama kali ditemukan nelayan yang sedang melaut di perairan setempat.

“Iya benar, tim SAR telah mengevakuasi jenazah anonim yang berada di perairan sel Wika Beton, Bakauheni,” kata dia.

Ia menjelaskan setelah menerima laporan, tim SAR gabungan bersama personel Polairud dan TNI AL langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan kapal patroli dengan mengevakuasi jasad ke Dermaga Bakauheni untuk selanjutnya dibawa ke rumah sakit guna proses identifikasi.

“Kita mendapat laporan dari nelayan atas nama Rudi pada pukul 16.00 WIB terkait adanya sesosok mayat mengapung di laut. Atas laporan itu tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud Polda Lampung, Polairud Polres Lampung Selatan dan juga TNI AL bersama nelayan,” ujarnya.

Berdasarkan kondisi jasad, korban diperkirakan telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.

Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya laporan orang hilang dari wilayah sekitar.

“Proses evakuasi pada pukul 17.15 WIB dan untuk jenazah sendiri sudah dibawa ke RSUD Bob Bazar,” katanya.

Tim SAR mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke kantor kepolisian terdekat guna membantu proses identifikasi korban.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026