Logo Header Antaranews Lampung

Tim SAR gabungan cari seorang anak diduga tenggelam di Sungai Way Pisang Lampung Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 18:53 WIB
Image Print
Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian terhadap seorang anak bernama Kenji, warga Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, yang diduga tenggelam di Sungai Way Pisang, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu. ANTARA/Riadi Gunawan

Lampung Selatan (ANTARA) - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan melakukan pencarian terhadap seorang anak bernama Kenji (5) warga Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, yang diduga tenggelam di Sungai Way Pisang, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Sabtu.

Koordinator Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara, di Lampung Selatan, mengatakan korban dilaporkan hilang setelah diduga terseret arus saat berada di sekitar aliran Sungai Way Pisang bersama sejumlah rekannya.

“Setelah menerima informasi kejadian tersebut, tim SAR gabungan langsung diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan,” kata dia.

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Sabtu siang. Korban diduga tenggelam saat beraktivitas di sekitar sungai sebelum akhirnya hilang dari pantauan warga.

Tim SAR gabungan yang terdiri atas personel Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Damkarmat, TNI, Polri, aparatur desa, serta warga setempat melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet dan peralatan pendukung lainnya.

Selain penyisiran di permukaan air, petugas juga melakukan pemantauan di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban terbawa arus.

“Kami membagi beberapa regu untuk melakukan pencarian di area sungai dan sepanjang bantaran guna mempercepat proses pencarian korban,” ujarnya.

Hingga Sabtu sore, korban masih belum ditemukan dan operasi pencarian terus dilanjutkan dengan memperhatikan kondisi cuaca serta keselamatan personel di lapangan.

“Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.30 WIB korban pergi bermain di pinggir Sungai Way Pisang, saat sedang bermain sekira pukul 15.00 WIB Debit air tiba tiba naik menyeret korban. Selanjutnya keluarga korban mendengar kejadian tersebut dan melaporkan ke Damkarmat Lampung Selatan dan meneruskan laporannya ke Kantor SAR Lampung untuk meminta bantuan pencarian dan pertolongan,” ujarnya.

Tim SAR mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi agar berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama pada musim hujan yang dapat menyebabkan debit air meningkat dan arus menjadi lebih deras.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026